HMI Jatim: Demo Rumah SBY Sarat Kepentingan

0
339

Nusantara.News, Surabaya – Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Timur, Darmawan Puteratama menyayangkan aksi mahasiswa di depan rumah mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2017).

“Itu sarat kepentingan. Sebagai mahasiswa tidak bijak dan tidak ada urusannya SBY membuat gaduh atau tidak. Seharusnya, mahasiswa tidak sampai melakukan aksi  itu di depan rumah SBY” katanya di Surabaya, Selasa (7/2/2017).

Selaku Ketua Badko HMI Jawa Timur, elemen mahasiswa terbesar di Indonesia, Darmawan memang tidak bisa berkomentar banyak tentang aksi rekan-rekannya dari berbagai elemen mahasiswa itu. “Tapi aneh saja tiba-tiba demo dan ramai pembicaraan,” kata mahasiswa Universitas Brawijaya itu.

Darmawan mengatakan, kegiatan Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia di Bumi Perkemahan Cibubur, banyak kejanggalan. Karena itu, secara resmi HMI Jawa Timur tidak mengikuti agenda tersebut, walaupun ada beberapa mahasiswa dari Jawa Timur yang ikut

“Tapi ya itu, menurut cerita yang saya dapat, banyak kejanggalan. Mulai dari tidak adanya lambang Pancasila, bendera Merah putih dan pembacaan ayat suci Al Quran di pembukaan acara. Itu sudah di luar kewajaran agenda kegiatan eksekutif mahasiswa. Apalagi tidak ada ruang dialog bagi mahasiswa yang mengkritisi pemerintahan saat ini,” sebutnya.

Baca juga:Badko HMI Jatim: Jika Berulang Bikin Kontroversi, Ahok Bisa Membahayakan NKRI

Darmawan Puteratama mengatakan, saat ini berkembang rezim yang sudah mulai paranoid dengan para pensiunan, seperti menjerat kakek-kakek dan nenek-nenek dengan pasal makar atau para aktivisnya lebih suka mendemo bekas pejabat, sementara rezim itu duduk manis makan siang dengan kekuasaan sambil membicarakan pembagian beasiswa.

“Ingat, Indonesia juga pernah punya rezim yang seperti ini,” kata Darmawan tanpa menjelasakan apa maksud peringatannya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here