Tingkat Kesehatan Minim, Masyarakat Kota Batu Lebih Sering Gunakan RS Swasta dan Puskemas

0
83

Nusantara.news, Kota Batu – Minimnya tingkat perolehan jaminan kesehatan masyarakat di Kota Batu ternyata memiliki pengaruh pada penggunaan sejumlah fasilitas kesehatan Daerah (umum) yang disediakan oleh pemerintah setempat.

Dalam dokumen Kota Batu Dalam Angka 2016 (KBDA 2016) di temukan bahwa penggunaan fasilitas kesehatan masyarakat lebih sering mengakses layanan kesehatan dari rumah sakit swasta dan puskesmas.

Berdasarkan data dari Kota Batu Dalam Angka (2016) terlihat jumlah pasien dari rumah sakit swasta sebanyak 115.075 orang, puskesmas 106.803 orang, dan 56.064 rumah sakit Umum Daerah.

Hendra Sulistianto, seorang karyawan swasta di Junrejo mengungkapkan bahwa fasilitas di RSUD Batu kurang lengkap dan memadai, sehingga ia berobat ke rumah sakit lain.

“Rumah Sakit di Batu tidak lengkap mas, saya harus berobat Rumah Sakit lain, atau justru saya pernah berobat sampai ke Malang, karena soal administrasinya yang ribet di RSUD Batu” pungkasnya.

Sementara itu Koordinator Badan Pekerja MCW, Fausi Wibowo mengatakan bahwa minimnya tingkat layanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah ini mengakibatkan pasien mencari layanan di rumah sakit swasta.

“Pemenuhan fasilitas kesehatan penting dan prioritas. Pemerintah daerah harusnya mengalokasikan anggaran untuk mensupport sektor ini, selain dari APBN, agar mendongkrak indikator kesehatan masyarakat setempat” papar dia.

Sektor Kesehatan kiranya perlu diperhatikan lebih serius karena ini menyangkut dengan kesejahteraan masyarakat sekitar. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here