40 Persen dari 3.460 TKA yang Masuk Jatim Berasal dari Cina

0
127

Nusantara.news, Surabaya – Berita maraknya tenaga kerja asing (TKA) asal Cina menjadi perhatian Kepala Disnakertransduk Jatim Sukardo. Sukardo tidak membatnah berita maraknya TKA asal Cina yang sudah masuk ke Jatim, termasuk yang dipekerjakan oleh PT Wuhan. “Sejak April hingga November 2016 ada  76 TKA yang dipekerjakan tiga kontraktor. Mereka inilah yang menggarap proyek di pabrik urea dan amoniak milik BUMN PT Petrokimia Gresik,” katanya kepada wartawan di Surabaya awal pekan ini.

Dikatakan, data 76 TKA asal Cina merupakan hasil pengawasan tim dari Disnakertransduk Jatim. Dari 76 TKA itu hanya 32 yang izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) masih berlaku. Sedangkan sisanya 44 orang TKA masih proses perpanjangan alias masih diurus.

“Pada November 2016, juga telah dilakukan sweepping dari pihak Imigrasi Tanjung Perak. Kemudian, pada 1 Desember 2016 juga ada somasi dari asosiasi pekerja proyek di sana kepada perusahaan. Itu informasi dari Disnaker Gresik. Langkah selanjutnya, mereka melakukan koordinasi dengan imigrasi dan kepolisian,” tegasnya.

Sukardo mengatakan, akan terus melakukan pengawasan dengan menurunkan tim pengawas melakukan pemeriksaan apakah ada kesesuaian IMTA dengan Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing (RPTKA).

Berdasarkan data yang dimilikinya, hingga saat ini telah masuk sebanyak 3.460 TKA yang masuk ke Jatim. Dari jumlah itu sebanyak 40% berasal dari Cina. Mereka tersebar di kawasan Industri yang ada di ring satu seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan.

Data pelanggaran meningkat. Pada 2015 ada 16 pelanggaran keimigrasian, di mana 14 pelanggaran dilakukan warga negara Cina. Tahun 2016 ini ada 150 sampai 200 WNA masuk dari Bandara Juanda Surabaya yang sudah over stay tapi sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

Jenis pelanggaran terbanyak TKA di Jatim adalah masuk dengan visa kunjungan wisata, tapi disalahgunakan untuk bekerja. Sedangkan untuk TKA yang terdaftar itu masuk ke Jatim atas izin perusahaan yang mempekerjakan. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here