Abu Pabrik Furnitur Resahkan Warga Desa Adirejo Malang

0
86
Limbah asap dan debu pabrik (Sumber: Bijak)

Nusantara.news, Kabupaten Malang – Warga Desa Adirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang resah akibat operasi pabrik furnitur di Jalan Ahmad Yani. Pasalnya pabrik itu menghasilkan limbah yang mengancam kesehatan warga sekitar.

“Limbahnya berupa abu sisa pembakaran yang berasal dari oven yang beroperasi di pabrik furnitur. “Setiap hari abu limbah pabrik beterbangan sampai pelataran rumah warga. Kalau, angin agak kencang sedikit saja abu itu masuk ke dalam rumah,” kata Yono, warga Desa Adirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, di Malang, Kamis  (25/5/2017).

Limbah tidak hanya berupa abu.  “Udara juga jadi bau,” imbuh Yono

Kata Yono, udara bekas pembakaran dan debu tidak sehat bagi manusia. Oleh sebab itu, apabila terus dibiarkan, akan mengancam kesehatan warga sekitar pabrik.

“Sekarang sudah ada warga gatal-gatal dan sesak nafas,” jelasnya.

Informasi dari sejumlah warga, pabrik furnitur itu sudah beroperasi sejak tahun 1997. Pencemaran lingkungan terutama terjadi sekitar 5 tahun belakangan, sejak tanah warga yang berada di sebelah pabrik dibeli oleh pihak pabrik.

Warga dan pihak perangkat desa sudah mencoba komplain ke pabrik, tapi selalu tidak direspons. Hingga hari ini belum ada itikad baik dari pabrik untuk berbicara dengan warga.

“Warga di sini resah, sudah lama laporan ke satpam, tidak ada tanggapan, laporan manajemen pabrik juga tidak ada tanggapan. Izin lingkungan saja tidak ada,” kata Yono.

Yono menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti protes. “Kami akan merancang langkah bersama perangkat dan petinggi desa, “Kami akan memulai dengan menelusuri seluruh perizinan yang diperlukan oleh sebuah pabrik, mulai dari perizinan lingkungan, AMDAL, IMB, dan lainnya. Kalau pun ada AMDAL, kami curiga ada yang salah. Soalnya mencemari lingkungan sekitar,” tutup salah satu warga yang vokal dalam masalah ini. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here