Ada Pejabat Dapat Rp 10 T, Amien Tantang Luhut Adu Data Reklamasi Teluk Jakarta

0
2059

Nusantara.news, Jakarta  – Mantan Ketua MPR yang juga politisi senior PAN Amien Rais secara tegas menolak proyek reklamasi Teluk Jakarta dilanjutkan. Bahkan, Amien siap bersama timnya adu akurat data kajian dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang pernah menantang adu data soal reklamasi.

Menurut Amien, dia bersama timnya, Marwan Batubara, Muchlis, Bintang Pamungkas serta tokoh-tokoh nelayan lainnya siap secara kesatria adu kesahihan soal data dengan Luhut, termasuk mengenai  legalitas dan juga manfaatnya,” tegas Amien dalam seminar “Stop Reklamasi Teluk Jakarta” di Ruang KK I Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/17).

“Kami kasih waktu dua minggu. Kami hargai Pak Luhut. Kita bicara baik-baik manfaat dan mudarat kita tinjau dari segala segi. Kedaulatan negara kita ini dijual apa nggak,” kata Amien.  Jika argumen dari tim penolak reklamasi tidak kuat, kata Amien, dia mempersilakan reklamasi dilanjutkan.

Alasan Amien menantang Luhut, karena Menko Maritim itu, sebelumnya,  pernah menantang adu data soal reklamasi. Tetapi, anehnya, Luhut malah mengatakan datanya masih disiapkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Amien melanjutkan, jika argumennya kalah, silakan lanjutkan reklamasi. “Tapi, jika Pak Luhut datanya keliru seperti yang pernah disampaikan Mas Anies dan Sandiaga Uno, maka hentikan reklamasi itu. Lalu kita kembalikan semuanya pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Dalam kaitan soal proyek reklamasi tersebut, bahkan Amien Rais mengaku mendapat informasi bahwa ada pejabat pemerintah yang menerima uang RP 10 triliun dari pengembang demi memuluskan proyek tersebut.

“Podomoro sudah mengiklankan proyek tersebut di Hong Kong. Dan kabarnya, ada pejabat kita yang terima Rp 10 triliun untuk memuluskan keberlangsungan proyek tersebut,” ujar Amien.

Amien mengatakan, karena reklamasi proyek Reklamasi Teluk Jakarta hanya menguntungkan segelintir orang, yakni para pengembang, lebih baik proyek besar tersebut dimoratorium saja.  “Demi kepentingan bangsa, ini harus kita hentikan bersama-sama,” tegasnya.

“Ahok kalah dalam pilgub DKI Jakarta patut kita syukuri. Dengan begitu, reklamasi Teluk Jakarta akan benar-benar bisa dihentikan. Andaikan dia menang, ya selesai sudah. Tetapi, karena Allah masih menyayangi bangsa kita ini, ya kasih napas dulu,” papar Amien.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here