Ahok Ditahan, Mendagri Buat Surat Tugas untuk Djarot

0
93
Ahok di Rutan Cipinang, Jakarta Timur.

Nusantara.news, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan menyerahkan surat penugasan kepada Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat sebagain Plt Gubernur DKI menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang divonis penjara dua tahun oleh Pengadilan Negeri Jakarta   Utara, Selasa (9/5/2017).

‘”Iya, sebagai Mendagri saya akan memberikan surat penugasan kepada Wagub DKI Djarot sebagai Plt Gubernur DKI sampai keputusan hukum tetap atau sampai akhir jabatan Oktober 2017,” kata Tjahjo di Kemendagri, Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Menurut Tjahjo, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga segera menerbitkan Keppres terkait pemberhentian Ahok dari jabatan Gubernur DKI Jakarta.

“Keppres akan diterbitkan setelah menerima salinan resmi putusan PN Jakarta Utara,” jelas Tjahjo.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya divonnis dua tahun penjara terkait kasus penodaan agama. Dalam sidang yang digelar di Audotorium Kementerian Pertanian (Kementan), Selasa (9/5), majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara memutus Ahok terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penodaan agama terkait Surah Almaidah atai 51, dan melanggar Pasal 156a KUHP.

“Menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan penodaan agama,” kata Hakim Ketua Dwiarso Budi Santiarto didampingi hakim anggota Jupriyadi SH Mhum, Abdul Rosyad, Joseph V Rahantokman, dan I Wayan Wirjana.

Untuk itu, Ahok diganjar hukuman 2 tahun penjara. Majelis Hakim juga memerintahkan agar Ahok segera dimasukkan ke dalam tahanan, yang harus dilaksanakan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Usai sidang, Ahok digiring JPU ke Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur. Ahok akan mendekam sebagai tahanan, karena kasusnya belum inkracht van gewijsde. Ahok sendiri menyatakan banding atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim.

Djarot Jabat Plt Gubernur DKI

Pakar hukum tata negara dari Universitas Indonesia (UI), Yusril Ihza Mahendra menyatakan dengan ditahannya Ahok, maka pemerintah harus memberhentikan sementara Ahok dari jabatannya yang akan berakhir bulan Oktober 2017 nanti.

“Nampaknya, proses banding dan kasasi yang dijalani Ahok belum akan selesai sampai Oktober, sehingga kemungkinan Ahok akan kembali menduduki jabatannya sampai bulan Oktober juga kecil kemungkinannya,” jelas Yusril dalam keterangan tertulisnya.

Dengan demikian, maka Wakil Gubernur (Wagub) DKI Djarot Syaiful Hidayat harus diangkat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI menggantikan Ahok hingga sisa masa jabatannya berakhir Oktober 2017 nanti. []

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here