Ahok Masuk Putaran 2, Ansor Jatim Nilai Karena Muslim Jakarta Moderat dan Rahmatan Lil Alamin

0
595

Nusantara.news, Surabaya – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat untuk sementera unggul dalam hitung cepat Pilgub DKI Jakarta. Ahok-Djarot meraih sekitar 43 persen suara, Anis-Sandy raih sekitar 39 persen sedang AHY raih sekitar 17 persen.

Di TPS Petamburan yang dekat dengan Markas Front Pembela Islam (FPI), pasangan nomor urut dua ini unggul dengan memboyong 278 suara. Sementara pasangan Anies BaswedanSandiaga Uno berada di urutan dua, dengan perolehan sebanyak 212 suara. Patut dipertanyakan, kemana larinya suara pemilih muslim?

Diminta pendapatnya soal itu, Sekretaris Ansor Jawa Timur Ahmad Nur Aminudin mengatakan, Ansor Jawa Timur tidak masuk ke dalam ranah politik, termasuk di Pilkada DKI Jakarta.

”Pendapat saya, di Pilkada DKI Jakarta isu penistaan agama tidak membawa perubahan suara politik,” kata Nur Aminudin, di Surabaya, Kamis (16/2/2017).

Bagi kami, imbuhnya,  sepanjang kiai dan ulama NU tidak diseret-seret ke dalam Pilkada DKI Jakarta dan tidak dilecehkan, Ansor Jatim akan tetap tenang.

Dia menegaskan, kalau ditarik dari sejak kegiatan aksi 212 dan 411, tidak berbanding lurus dengan suara politik di Pilkada DKI Jakarta. Dan, di dalam prespektif politik, itu membuktikan bahwa masyarakat tidak serta merta terbawa arus yang berkembang, bahwa Ahok adalah penista agama.

Masyarakat melihat figur Ahok masih dibutuhkan untuk Jakarta. Sedangkan umat Islam secara keseluruhan yang hidup di Jakarta tidak hanya yang sealiran dengan aksi 411, 212 dan 112, tapi banyak muslim yang nasionalis muslim yang moderat, muslim yang rahmatan lil alamin.

“Bahkan, bisa jadi suara dilimpahkan ke pasangan nomer 3, karena dianggap lebih santun,” jelasnya.

Pasangan Anis-Sandiaga memang menang dari dua pasangan lainnya di dua TPS di rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Jatinegara Barat.

Di dua TPS tersebut yakni, TPS 33 dan TPS 34 total suara sah masing-masing 578 suara, untuk TPS 33 dan 592, TPS 34 Anies-Sandi unggul dengan 323 suara, diikuti pasangan nomor urut 1, Agus-Silvi dengan 205 suara dan pasangan Ahok-Djarot berada di urutan terakhir dengan 50 suara.

Untuk diketahui, warga Rusunawa Jatinegara Barat adalah warga relokasi Kampung Pulo yang dipindahkan dari Kali Ciliwung pada 2015 atas perintah Ahok. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here