AJI Jember Siap Melawan Informasi Hoax

0
131

Nusantara.news, Jember – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jember gerah dengan beredarnya berbagai informasi yang validitasnya simpang siur alias hoax. Dalam diskusi yang digelar Minggu (29/1/2017), AJI mengatakan siap melawan informasi atau berita hoax.

“Berita hoax banyak dijadikan alat propaganda dan menjadi tren ketika menjelang terutama jelang pilkada. Tujuannya jelas yakni memainkan opini publik untuk menjatuhkan lawan dan menggiring persepsi masyarakat untuk keuntungan sendiri,” kata Ketua AJI Jember Ika Ningtyas.

Ika Ningtyas mencontohkan pemilu di Amerika Serikat. Tiga bulan menjelang pemilu, produksi berita palsu meningkat. Hasil penelitian menunjukan, berita hoax yang mendukung Donald Trump sebanyak 115 artikel yang dibagikan pada 30 juta kali di fcebook, Sedangkan berita palsu yang mendukung Hillary Clinton berjumlah 41 artikel yang dibagikan sebanyak 7,6 juta kali,

Bagaimana cara melawa informasi hoax? Komisioner Komisi Informasi Publik Jawa Timur Mahbub Junaiedi di acara yang sama mengatakan, untuk mengantisipasi berita hoax, dibutuhkan peran media arus utama sebagai penangkal dan melakukan verifikasi kebenaran berita. Selain itu, media massa perlu memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara yang digunakan untuk membedakan berita hoax dan berita real.

Dikatakan, ada beberapa mekanisme yang bisa digunakan untuk perang melawan berita hoax.

Pertama, mengawal institusi media, karena berita hoax bekerja dengan memutarbalikkan fakta dan atau melenyapkan sebagian fakta sehingga membentuk persepsi baru terhadap sebuah peristiwa.

Kedua, memaksimalkan lembaga pemerintah yang memiliki unit siber. Sebagian besar lembaga pemerintah memiliki tim cyber yang dapat dimaksimalkan seperti  Dinas Informasi dan komunikasi di daerah dan cyber crime kepolisian. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here