Aliansi Wong Cilik Bersatu: Rakyat Takut Jika Ahok Menang

0
234

Nusantara.news, Surabaya – Ketua Aliansi Wong Cilik Bersatu (AWCB) Jawa Timur, Nugroho memprediksi di putaran kedua Pilgub DKI Jakarta, pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat akan unggul dari pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Perolehan tambahan suara dipastikan sokongan dari pemilih yang sebelumnya memberikan suara ke calon nomor urut 1, Agus Harimurti-Sylviana Murni. Termasuk pemilik suara yang sebelumnya tidak berkesempatan memilih, lantaran di sejumlah TPS kehabisan kertas suara.

“Untuk yang punya hak pilih dan tidak berkesempatan nyoblos di putaran pertama, karena kehabisan surat suara, saya pastikan suaranya akan diberikan ke pasangan Ahok-Djarot. Alasannya, selain telah melihat dan merasakan keberhasilan Ahok memimpin Jakarta. Mereka pasti sepakat memberikan suaranya ke Ahok, agar Ahok bisa melanjutkan kembali pembangunan dan penataan yang sebelumnya telah dilakukan. Dan, menurut saya, selisih perolehan suara antara Ahok dan Anies bisa dikisaran 5 atau 6 persen,” ujar Nugroho, Jumat (17/2/2017).

Sementara, ditanya ketakutan sebagian masyarakat yang menyebut Ahok akan semakin kuat setelah kembali menjabat Gubernur Jakarta untuk ke dua kali. Dan, pasti akan membangun kekuatan untuk maju di Pilpres, Nugroho menimpali ketakutan tersebut sangat berlebihan.

“Itu terlalu berlebihan dalam ketakutan, Ahok ndak akan jadi presiden maupun wakil presiden. Karena Jokowi tahu betul apa yang akan diperbuat untuk bangsa dan negara ini,” tambahnya.

Sebelumnya, di sebuah warung kopi sejumlah orang yang terlibat obrolan sempat terlontar ketakutan. Ada yang menyebut kemenangan Ahok akan semakin menambah kekuatan mantan Bupati Belitung itu. Disebutkan, setelah memimpin jabatan gubernur, dia akan berkesempatan untuk maju di pemilihan presiden.

“Orang asing Cina itu kan semakin banyak di Indonesia, pasti mereka akan mendukung Ahok. Dan, kita menjadi bangsa terjajah, buruh di negeri sendiri,” ujar Agus.

Untuk diketahui, hitung cepat usai Pilkada DKI Jakarta, sejumlah lembaga survei menyebut hasil perolehan suara, pasangan nomor urut 2, Ahok-Djarot masih memimpin perolehan suara.

Cyrus Network (CN), mencatat pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylvia Murni mengumpulkan 17,13 persen. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 42,92 persen dan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno 39,94 persen.

PolMark Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylvia Murni 17,96 persen. Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 42,27 persen dan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno 39,77 persen.

LSI, untuk Agus Harimurti Yudhoyono-Sylvia Murni 16,87 persen. Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 43,22 persen, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno 39,91 persen.

SMRC, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni 16,69 persen. Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 43,19 persen. Anies Baswedan-Sandiaga Uno 40,12 persen.

Litbang Kompas mencatat, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni 17,37 persen. Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 42,87 persen. Anies Baswedan-Sandiaga Uno 39,76 persen.

Uraian diatas patut direnungkan, dan apa yang dikhawatirkan sebagian masyarakat juga cukup beralasan.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here