Alumni PMII Dukung Gus Ipul-Puti Guntur

0
114
"Kami bergembira. Dukungan ini menambah kekuatan kami sekaligus melengkapi barisan pendukung kami"

Nusantara.news, Surabaya – Menjadi hal lazim, dukung mendukung diberikan kepada pasangan calon yang maju di pemilihan kepala daerah. Termasuk di ajang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, dari sekian banyak dukungan yang mengalir ke pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno juga terus bertambah. Mereka pastinya dari latar belakang atau elemen berbeda. Kali ini dukungan datang dari Jaringan Alumni Muda PMII Jatim (Jampi). Dalam prosesinya, pernyataan dukungan yang dihadiri Saifullah Yusuf serta utusan partai pengusung itu dirangkai dengan ‘Rapat Koordinasi Jampi Jatim’ di Hotel Suites Surabaya, Sabtu (24/3/2018).

Ketua Koordinator Jampi Jatim, Abdul Hamid menyebut jaringan pengantar kemenangan untuk pasangan Gus Ipul-Puti adalah dari elemen muda alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se Jatim, tanpa ada pengurus struktural.

Lanjut Abdul, bukan tanpa alasan dukungan diberikan setelah anak-anak muda itu melakukan beberapa kali pertemuan internal. Hasilnya, keputusan untuk membantu dan ikut turun memenangkan Gus Ipul-Puti Guntur menjadi kesepakatan dan harus dijalankan. Namun, tidak dipungkiri dari sebagian mereka ada yang menyebut tidak sedikit yang berseberangan dengan para seniornya, karena berbeda pilihan. Dan, itu lumrah dalam kontestasi pelaksanaan demokrasi.

Dua Alasan Mendukung Pasangan Gus Ipul-Puti Guntur

Kenapa anak-anak muda ini menjatuhkan pilihan dan keputusannya mendukung pasangan nomor urut dua? Ketua Koordinator Jampi Jatim, Abdul Hamid menyebut alasan pertama karena integritas Gus Ipul yang dinilai mampu dan memberikan kontribusi positif untuk Gubernur Jatim Soekarwo, hingga dua periode. Kedua, selama dua periode Gus Ipul di nilai mampu dan memiliki pengalaman membantu Pakde Karwo memajukan Provinsi Jatim. Dan, Jampi Jatim bertekad ikut mengawal dan mengantar pasangan itu menuju kemenangan.

“Itu alasannya, pertama karena integritas Gus Ipul terbukti dua periode selama mendampingi Pak Karwo, dan itu perlu dilanjutkan untuk jabatan gubernur. Kedua, juga karena pengalaman Gus Ipul karena memberikan bantuan termasuk ide-ide dan gagasan kepada Pakde Karwo untuk kemajuan dan kemakmuran Provinsi Jatim,” kata Hamid.

Sementara, kenapa dukungan serupa tidak diberikan kepada Khofifah, yang pernah menjabat Ketua PMII Cabang Surabaya. Abdul Hamid menyebut, itu berpegang pada semangat PMII, dalam semangat pendistribusian dan pemerataan kader.

“Karena integritas Gus Ipul terbukti dua periode selama mendampingi Pak Karwo, dan itu perlu dilanjutkan untuk jabatan gubernur. Kedua, juga karena pengalaman Gus Ipul karena memberikan bantuan termasuk ide-ide dan gagasan kepada Pakde Karwo untuk kemajuan dan kemakmuran Provinsi Jatim”

“Kami ingin beliau melanjutkan tugasnya di jabatan Kemensos sampai 2019. Itu sesuai dengan tekad dan tujuan berproses di PMII, termasuk dalam proses pendistribusian dan pemerataan kader,” terangnya.

Dalam gerakannya nanti Jampi Jatim, akan memberikan atau menyiapkan 19 ribu kader untuk disebar di semua TPS di seluruh Jatim. Tugasnya melakukan pengawasan dan mengawal untuk menuju kemenangan pasangan nomor urut dua. Dan, mereka yakin dengan hadirnya Jampi Jatim akan menambah amunisi baru kekuatan untuk pasangan yang diusung PKB, PDIP, Gerindra dan PKS itu. Ditambahkan oleh Hamid, mereka yang tergabung di Jampi Jatim adalah murni anggota yang tidak duduk dan terikat di struktural kepengurusan PMII.

Bambang Sebut Soliditas Internal Masih Kurang

Sebelumnya, dalam sambutan pengantar mewakili DPP PDIP, Bambang Dwi Hartono memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Jampi Jatim. Dia menyebut dukungan yang diarahkan kepada pasangan Gus Ipul-Puti Guntur adalah langkah tepat. Selanjutnya, dirinya juga yakin sebagai anak muda yang memiliki jaringan luas, akan mampu mengantar pasangan Gus Ipul-Puti Guntur melangkah menuju kemenangan.

“Ini langkah tepat yang diambil dan diputuskan oleh Jampi Jatim,” tegas Bambang.

Namun, Bambang yang juga mantan Walikota Surabaya itu mengingatkan bahwa kekuatan pendukung Gus Ipul-Puti Guntur untuk melakukan evaluasi, karena hingga saat ini progres tim pemenangan masih jalan di tempat, belum ada progres kenaikan. Dan, itu harus ditingkatkan untuk mendongkrak keunggulan pasangan Gus Ipul-Puti Guntur. Termasuk untuk Jampi Jatim, dirinya meminta dukungan tidak hanya dilakukan dalam tataran strategis, tetapi harus kongkrit.

“Jujur saya harus mengatakan, potret terakhir dari partai pengusung soliditas di internal masih kurang, ini PR kita bersama. Dan dukungan jangan hanya di tataran strategis, tetapi harus kongkret,” katanya.

“Potret terakhir dari partai pengusung soliditas di internal masih kurang, ini PR kita bersama. Dan dukungan jangan hanya di tataran strategis, tetapi harus kongkret”

Sebaliknya, Bambang menambahkan meski baru sebulan (turun ke lapangan) tren kenaikan nama Puti Guntur terus meningkat. Setidaknya ada 23 kabupaten telah tergarap dengan baik oleh Puti Guntur, sisanya 15 kabupaten/kota perlu dipikirkan dan harus dilakukan langkah kongkret.

“Mbak Putih meski baru sebulan peningkatannya cukup tajam, ada 23 daerah trennya terus meningkat, sisanya itu harus kita pikirkan, menjadi PR kita,” katanya.

Bambang kemudian berpesan agar semua elemen pengusung kembali berkoordinasi untuk menentukan langkah melakukan penguatan terhadap daerah-daerah yang masih lemah. Juga menjadi tugas Jampi Jatim untuk menyentuh dan menggarap daerah-daerah tersebut.

“Koordinasikan daerah-daerah mana yang lemah, belum tersentuh untuk ditempel ketat. Jampi Jatim harus cepat, apa yang harus dikerjakan untuk dan untuk ditingkatkan capaiannya,” kata dia.

Itu, harus dilakukan dengan cepat dan serentak dilakukan dengan koordinasi yang baik. Perpaduan percepatan koordinasi dan capaian, masih kata Bambang harus dilakukan untuk memper cepat capaian. Sebelum hari tenang dan Hari Raya Idul Fitri. Dirinya mengaku menunggu usulan dan langkah kongkret Jampi Jatim untuk meningkatkan posisi pasangan calon.

Menanggapi terus mengalirnya dukungan, termasuk dari Jampi Jatim Gus Ipul meski mengaku kaget, dia memberikan apresiasi dan mengaku bergembira.

“Kami bergembira. Dukungan ini menambah kekuatan kami sekaligus melengkapi barisan pendukung kami,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini juga menjadi bukti bahwa pihaknya ingin merangkul semua elemen dalam satu barisan pemenangan.

“Kuncinya cuma dua ‘Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur’. Kita mungkin tidak sama, tapi kita bisa sama-sama. Tujuannya satu, makmur satu, makmur semua,” tegas Gus Ipul.

Di kesempatan itu, Gus Ipul kemudian menerima sebuah karikatur bergambar dirinya dengan tulisan “Bapak Pergerakan”.

Selain dihadiri langsung oleh Gus Ipul, yang memang diidolakan, acara ini juga dihadiri oleh beberapa fungsionaris partai politik pengusung pasangan Gus Ipul Puti Guntur. Selain Bambang DH yang menjabat Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDI Perjuangan, juga turut hadir Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad, serta Fauzan Fuadi yang menjabat Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here