Amankan May Day, Polrestabes Surabaya Siagakan 5 Ribu Personil

0
175

Nusantara.news, Surabaya – Kapolrestabes Surabaya Kombes Polisi Muhammad Iqbal mengimbau para buruh yang ada di sejumlah wilayah di Jawa Timur agar tidak masuk ke pusat Kota Surabaya untuk ikut merayakan peringatan May Day 2017, tetapi dilakukan di daerahnya masing-masing. Selain berorasi misalnya, juga bisa dilakukan dengan menggelar bakti sosial, istiqotsah atau hal positif lainnya. Itu untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga ketenteraman masyarakat saat peringatan hari buruh 1 Mei 2017  mendatang.

“Kita sudah lakukan komunikasi awal dengan teman-teman pimpinan serikat pekerja. Mereka sepakat menyampaikan pendapat di muka umum dengan damai sesuai aturan,” ujar Kombes Polisi Muhammad Iqbal usai menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan bertema Merajut Kembali Jiwa Nasionalisme Kebangsaan dan Jati Diri Bangsa demi Keutuhan Nusantara di Ruang Utama Rektorat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jumat (28/4/2017).

Pihaknya juga menginformasikan, pada peringatan hari buruh di setiap perbatasan masuk Kota Surabaya disiagakan personil polisi untuk melakukan penjagaan dan pengamanan, tepatnya di setiap daerah pintu masuk menuju Surabaya.

Perwira berpangkat tiga melati di pundak ini menambahkan, pihaknya juga tidak segan melakukan penindakan terhadap siapa saja pelaku pelanggaran. “Untuk menjaga dan menciptakan ketertiban, kita tidak segan melakukan penindakan terhadap siapa pun juga dan dalam jumlah berap pun. Itu untuk menjaga ketertiban,” tegasnya.

Sementara, sejumlah ruas jalan atau akses masuk ke Kota Surabaya yang mendapat perjagaan khusus diantaranya berada di titik-titik perbatasan wilayah, meliputi Bundaran Waru yang merupakan perbatasan Surabaya dengan Sidoarjo, Romokalisari pintu masuk yang berbatasan dengan Kabupaten Gresik serta Warugunung Karangpilang yang berbatasan dengan Kabupaten Sidoarjo.

“Kami akan menurunkan 5 ribu personil. Sekali lagi saya mengimbau teman-teman buruh, dari serikat pekerja di Pasuruan, Gresik, Mojokerto dan Sidoarjo untuk tidak masuk Kota Surabaya, rayakan di daerah masing-masing,” tegasnya.

Harapannya lainnya, dalam peringatan hari buruh tahun ini agar para pimpinan serikat buruh juga memberikan pemahaman kepada para anggotanya  untuk menyampaikan aksi dengan damai, termasuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum, seperti sweeping dan  aksi kekerasan.

Untuk diketahui, di Surabaya aksi peringatan hari buruh akan digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan dan mereka dijadwalkan akan ditemui oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here