Anak Muda Kota Malang Sadarkan Pemerintah untuk Perbaikan Jalan Berlubang

0
366

Nusantara.news, Kota Malang – Vandalisme dalam seni adalah grafitti, karya seni dengan kanvas fasiulitas umum. Realitanya kegiatan coret – coret tembok. Tidak sedikit pemerintah daerah yang melarang kegiatan coret coret tembok, karena merusak pemandangan. Tetapi itulah yang dilakukan warga Kota Malang. Mereka merasa pemerintah sudah tuli. Karena itu mereka akhirnya melakukan aksi corak coret. Hanya saja mereka tidak mencorat coret tembok kota, melainkan permukaan jalan – jalan yang rusak. Di tempat lain aksi seperti ini dilajukan dengan menanam pohon di jalan berlubang, atau beraksi mancing bila jalan berlubang digenangi air.

“Ini sindiran bagi pemerintah. Kita “perindah” jalan jalan berlubang dengan sejumlah lukisan corat coret,” kata Noval kepada Nusantara.News di Kota Malang, Senin (30/1/2017).

Kata kata yang ditulis di permukaan jalan jalan berlubang, juga berupa sindiran.    Antara lain “Beautifull Malang”, “Pajak (menangis)”, “Malang ku sayang berlubang”, “I love Malang” dan masih banyak lagi.  “Kita menyindir tagline Kota Malang berbunyi “Malang Indah” kata Sadi lagi.

Jalan Jalan berlubang terserak di sejumlah titik seperti di Jalan Bandulan, Sukun Kota Malang. Kondisinya membahayakan. Slamet Adi, warga Bandulan menuturkan, kerap kali terjadi kecelekaan. “Satu minggu ini saja ada 3 orang yang jatuh gara – gara jalanan berlubang tersebut.” tuturnya.

Slamet Adi pun memuji aksi anak anak  muda sebagai kritik dan penyadaran kepada pemerintah agar segera memperbaiki jalan rusak yang meresahkan warga karena sering menelan korban,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Hadi Santoso sebelumnya mengatakan, pembenahan jalan berlubang yang parah harus melalui proses lelang. “Baru bisa dilaksanakan pada April 2017 nanti,” katanya.[]

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here