Aneh, Visi Misi Paslon Tidak Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat Kota Batu

0
132

Nusantara.news, Kota Batu – Visi–misi yang dibawa calon kepala daerah merupakan semacam kanal yang menjadi pedoman bagi arah daerah yang akan dipimpinnya kelak. Dalam arti ideal, operasionalisasi visi–misi biasanya akan tercermin dalam kebijakan dan program serta proses pelaksanaan pemerintahan di suatu daerah.

Oleh karenanya, hal ini merupakan aspek penting bagi masyarakat untuk  dicermati, sehingga   pada waktunya kelak mereka dapat menagih atau menuntut realisasi visi-misi seorang kepala daerah yang memenangkan Pilkada.

Terkait dengan soal tersebut Malang Corruption Wacth (MCW) telah melakukan riset tentang kebutuhan pokok masyarakat Kota Batu. Hal ini tentunya penting bagi para kontestan Pilkada Kota Batu sebagai salah satu masukan bagi mereka.

Dalam pemaparan hasil risetnya pada Kamis (9/2/2017) di Omah Rakyat MCW mengemukakan bahwa terdapat 6 prioritas kebutuhan masyarakat Kota Batu. Ke 6 prioritas itu adalah kesehatan, pertanian, pendidikan, air, pangan/sembako dan pekerjaan.

Sumber: Hasil Riset Malang Corruption Wacth (MCW)

Bidang Advokasi MCW, Mayedhaa Adifrista mengungkapkan bahwa dari enam kebutuhan prioritas itu kebutuhan layanan di bidangan kesehatan menempati posisi teratas sebagaimana yang dinyatakan oleh 20% responden. Bidang kebutuhan selanjutnya adalah  pekerjaan (19%), air (18%), pangan (17%), pendidikan (11%) dan pertanian (6%).

“Warga Kecamatan Junrejo membutuhkan kesehatan yang terbanyak, kemudian diikuti oleh pekerjaan, pangan/sembako, dan air.” ungkapnya kepada awak media.

Berdasarkan riset tersebut ia menilai, visi misi keempat Paslon dalam Pilkada Kota Batu belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan prioritas masyarakat. Kebanyakan dari mereka lebih fokus pada pengembangan ekonomi makro semata.

“Setelah kami melakukan riset, kemudian kami kembali telaah visi misi keempat paslon. Namun apa yang ada dalam riset belum sepenuhnya digagas oleh keempat paslon yang ada.” pungkas Mayedhaa.

Ia menambahkan bahwa beberapa kebutuhan masyarakat berdasarkan hasil riset yang dilakukan lembaganya harus menjadi PR bagi keempat Paslon tersebut. “Kebutuhan jaminan kesehatan, air, pangan/sembako hampir tak tersentuh semua Paslon. Ini PR bagi Paslon di debat publik terakhir, supaya kebutuhan warga diprioritaskan,” imbuhnya

Riset tersebut dilakukan mulai tanggal 25-30 Januari dengan 150 orang responden. Komposisi responden terdiri dari petani (28% ), karyawan (27%), pedagang (15%), peternak (13%) dan lintas sektor (33%) . []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here