Anis-Sandi Menang Pilkada Jakarta, Ini Pesan Wapres JK

0
576
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) didampingi istri Mufidah Jusuf Kalla dan keluarga berjalan menuju tempat pemungutan suara untuk memberikan suara pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di TPS 3 Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (19/4). Sebanyak 7.218.280 pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap berhak memberikan suara di 13.034 TPS pada pilkada yang diikuti pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/ama/17

Nusantara.news, Jakarta – Semua lembaga hitung cepat memenangkan pasangan calon Anies Baswedan – Sandiaga Uno dengan selisih lebih dari 10 persen. Dapat dipastikan, Anis – Sandi akan menjabat Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2017 hingga 5 tahun ke depan.

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) pun mengapresiasi kemenangan Anis – Sandi,. Namun Wapres JK berpesan, program-program bagus yang ‘diwariskan’ pasangan Basuki Tjahaja Purnama – Djarot  Saiful Hidayat mesti dipertahankan.

“Banyak program yang bagus di zamannya Ahok, misal sistem smart city, operasional, itu kebersihannya bagus,” puji JK di rumah dinasnya Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (19/4) sore.

Namun sayangnya, lanjut JK, sistem yang bagus itu tidak didukung cara berkomunikasi yang baik. “Ahok salah satu kekurangan besarnya kan adalah cara berkomunikasi?” tudingnya.

Untuk itu, sambung JK, sistem yang sudah baik itu mesti diteruskan dengan meningkatkan cara berkomunikasi yang baik. Selain itu JK mengingatkan, Jakarta itu dinamis. “Jadi masih banyak pekerjaan rumah yang mesti dikerjakan Anis-Sandi mulai dari kemacetan, banjir, perumahan hingga lapangan pekerjaan,” papar JK.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri)-Djarot Saiful Hidayat (kanan) bersama tim pemenangannya bersiap memberikan keterangan mengenai hasil hitung cepat putaran kedua di Jakarta, Rabu (19/4).  ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Di tempat terpisah, tepatnya di Hotel Pullman, Jalkarta Pusat, Rabu (19/4), pasangan Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat dengan didampingi sejumlah relawan pendukungnya telah mengucapkan selamat atas kemenangan Anis – Sandi sekaligus meminta warga Jakarta melupakan konflik selama kampanye.

Namun Basuki alias Ahok mengingatkan, dirinya dan Wakil Gubernur Djarot masih memiliki sisa waktu 6 bulan lagi untuk memimpin Jakarta, dan berjanji akan menyelesaikan pekerjaan yang tersisa hingga pelantikan Gubernur – Wakil Gubernur yang baru.

“Saya sudah bicara dengan Pak Djarot, kami masih punya waktu enam bulan sampai pelantikan. Oleh karena itu kami akan bekerja dengan cepat dan baik,” tutur Ahok kepada wartawan.

“Tentu saja, tidak mungkin pekerjaan itu bisa (selesai) semuanya. Makanya kami berharap nantinya Pak Anis dan Pak Sandi bisa meneruskannya dengan baik. Itu harapan kami,” lanjut Ahok.

Ahok juga menjelaskan, jabatan itu milik Tuhan. Dan dia harus merelakan bila Tuhan tidak berkenan dan mengambilnya. Secara berseloroh Ahok mengaku pernah kalah dalam Pilkada Bangka-Belitung dan setelah itu menjadi Gubernur Jakarta, “Kan lebih lumayan,” selorohnya disambut tawa sejumlah relawan yang mendampinginya ke atas panggung.

Tapi Ahok berjanji akan menyelesaikan sisa pekerjaannya dengan cepat sehingga membantu mengurangi beban Gubernur dan Wakil Gubernur penggantinya. “Beban Pak Anis dan Pak Sandi bisa lebih ringan dan banyak proyek bisa diresmikan,” pungkas Ahok.

Tampaknya proses peralihan kekuasaan dari Gubernur-Wakil Gubernur yang lama ke Gubernur – Wakil Gubernur yang baru akan mulus dan kembali mempersatukan warga Jakarta. Semoga. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here