Anniesa Hasibuan Promosikan Busana Muslim di New York

0
194
Koleksi busana muslim yang dibawakan oleh para model imigran karya Anniesa Hasibuan

Nusantara.news, New York – Di tengah pemerintahan Donald Trump yang dicitrakan antipendatang dan anti-Muslim, Anniesa Hasibuan justru mempromosikan busana imigran muslim. Model yang tampil juga para imigran dari berbagai negara.

Belakangan ini Anniesa, perempuan berkewarganegaraan Indonesia ini memang dikenal sebagai desainer mode Muslim yang mendunia. Bulan lalu dia kembali ke New York dan disambut oleh acara yang begitu padat.

Selain promosi desain terbaru koleksi busana Muslimnya untuk edisi musim dingin dan musim semi di New York Fashion Week, Anniesa juga meluncurkan desain gaun pernikahan ala Muslim untuk pelanggan Muslimnya yang tinggal di New York.

Salah seorang model imigran yang tampil di panggung New York Fashion Week (Foto courtesy: Afida Sukma)

Memang, sejak lolos seleksi sebagai desainer Muslim pertama di dunia pada 2016, Anniesa diberi tempat istimewa di New York Fashion Week. Kali ini Anniesa tampil dengan memadukan warna-warna milenial seperti perak, emas, hitam dan putih.

“Tema Drama aku ambil karena terinspirasi oleh kehidupan seorang wanita, yang mempunyai berbagai macam karakter dan perasaan, mulai dari perasaan sedih, senang, bahagia, complicated dan sebagainya. Namun di balik itu selalu ada sisi strong dari seorang wanita,” cetus Anniesa saat menjelaskan tema Drama, the beauty of elegance.

Bertempat di The Skylight Clarkson Square, Manhattan, New York, Anniesa kembali sukses menggelar 48 koleksi busana yang dibawakan oleh 24 model profesional dari New York yang sebagian besar adalah model-model imigran dari berbagai negara.

Thema itu menjadi menarik karena disajikan Anniesa di tengah situasi politik era Donald Trump yang menuai kontroversi di Amerika.

“Isu ini menghawatirkan karena saya mempunyai keluarga imigran yang terkena dampak masalah ini. Sangat menyedihkan tapi kita tetap harus berbuat. Saya tetap percaya dan berdoa”, ujar Emerald Mayne model imigran yang besar di New York.

“Saya ingin menunjukkan kalau fashion itu sangat universal dan kita dapat bersatu selaras dan hidup dengan damai. This is a peace fashion,” timpal Anniesa menjelaskan misinya.

Pada akhir kunjungan Anniesa diundang untuk menjadi pembicara di kampus Fashion bergengsi di kota New York Fashion Institute of Technology. Anniesa menjadi desainer Muslim Indonesia pertama yang berbicara di kampus ini. []

 Sumber Voice of America

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here