Antisipasi Pilkada Jakarta, Jatim Siaga Satu

0
107
Brimob Polda Jatim ikut amankan Pilkada DKI Jakarta.

Nusantara.news, Surabaya – Terkait pelaksanaan pemungutan suara di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta di putaran kedua, yang dilaksanakan Rabu 19 April 2017, Polda Jawa Timur menetapkan status “Siaga Satu” untuk wilayah Jawa Timur. Demikian dikatakan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Machfud Arifin, Selasa (18/4).

Status Siaga Satu mulai ditetapkan hari ini (18/4/2017) sampai Kamis (20/4/2017). Itu juga terkait tindakan antisipasi munculnya rencana keberangkatan massa baik dari ormas Islam maupun kader partai pendukung kedua calon.

“Untuk menjaga situasi tetap kondusif, kami memohon kepada masyarakat yakni Ormas Islam atau partai pendukung kedua calon agar tidak berangkat ke Jakarta. Itu untuk menghindari gesekan antarpendukung,” ujar Irjen Pol. Machfud Arifin.

Kapolda juga mengeluarkan instruksi, agar seluruh Polres jajaran di Jawa Timur untuk menggelar operasi serta penyekatan. Itu dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan adanya kelompok-kelompok yang akan berangkat ke Jakarta, termasuk yang membawa alat atau benda yang bisa membahayakan orang lain. “Operasi akan digelar dengan skala besar dan sudah berjalan,” tegasnya.

Kapolda mengatakan, sejauh ini belum ada informasi yang diterimanya terkait pergerakan massa dari wilayah di Jawa Timur yang berangkat ke Jakarta.

Sebelumnya Polda Jatim telah mengirim 500 anggota Brimob untuk membantu Polda Metro Jaya mengamankan Pilkada DKI Jakarta. Pemberangkatan personil Brimob tersebut telah dilakukan Senin (17/4).

“Sebanyak 500 personel telah diberangkatkan ke Jakarta dengan naik kereta api dari Stasiun Pasar Turi,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Dia menyebutkan, pengiriman personil Brimob dari Polda Jawa Timur seiring meningkatnya eskalasi kondisi keamanan di Jakarta jelang pemungutan suara untuk Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

“Eskalasi di Jakarta meningkat, sehingga digeser pasukan setengah batalyon dalam rangka ikut memperkuar kesiapan Polda Metro Jaya menghadapi pemilihan gubernur pada 19 April,” tambahnya.

Ditambahkan, personil Brimob Polda Jawa Timur yang diperbantukan ke Polda Metro Jaya, tetap di bawah kendali operasi Mabes Polri.

Untuk diketahui, penambahan personil keamanan dalam kaitan menjaga keamanan menghadapi pemilihan Gubernur DKI Jakarta tidak hanya dari Polda Jawa Timur saja, melainkan juga dari Polda lainnya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here