AU Cina Latihan Jarak Jauh, Jepang Gusar

0
97

Nusantara.news, Beijing – Cina menyatakan, latihan jarak jauh pesawat tempur Angkatan Udara Cina di atas Laut Cina Timur dan Selatan, yang sempat menggusarkan Jepang dan Taiwan, merupakan rutinitas dan kegiatan militer biasa.

Ahir-akhir ini Cina terus melakukan manuver untuk menunjukkan eksistensi dan kekuatan militernya di kawasan Laut Cina Selatan. Sabtu (10/12) lalu pesawat militer Cina terbang di antara Pulau Okinawa dan Pulau Miyako, Jepang dan di atas perairan dekat Taiwan. Kedua negara tersebut merasa terancam.

Jepang bahkan mencoba mengganggu pesawat-pesawat militer Cina itu dengan mengirimkan batch kelompok jet tempur F-15 untuk mengawal pesawat tempur Cina. Saat terbang dalam jarak dekat F-15 melepaskan flare yang dinilai membahayakan pilot Cina. Cina mengeluhkan perilaku Jepang.

Jepang yang merupakan sekutu Amerika Serikat di Asia balik memprotes Cina atas keluhan pihak Cina yang menyatakan pesawat tempur Angkatan Udara Bela Diri Jepang terlibat dalam perilaku yang “berbahaya dan tidak profesional” ketika pesawat Cina terbang dekat pulau-pulau Jepang. Jepang beralasan pihaknya telah melakukan tindakan-tindakan yang sesuai dengan peraturan dan hukum udara yang telah disepakati bersama.

Angkatan Udara Cina mengatakan di laman miliknya, pihak Cina mengutip sejumlah laporan media asing terkait jenis pesawat yang terlibat, termasuk pesawat pengebom strategis H-6K dan jet tempur Sukhoi Su-30 Flanker”. Cina memang memiliki dalam jumlah besar pesawat Sukhoi Su-27 dan Su-30 Flanker dari Rusia.

Selain itu, sebagaimana dikutip dari laman resmi pemerintah Cina, dalam dua tahun terakhir Angkatan Laut Cina mengadakan latihan di laut. “Kami telah menangani dan menyelesaikan beragam bentuk gangguan dan halangan, menjalankan pengintaian dan peringatan awal, patroli, serangan, pengisian bahan bakar di udara dan sejumlah latihan lainnya,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Cina mengklaim latihan-latihan militer Cina di Laut Cina Selatan dan Timur telah meningkatkan kemampuan angkatan lautnya untuk melaksanakan pertempuran jauh di laut, membuatnya dapat melindungi kedaulatan dan integritas teritorial negara. Tentu saja hal ini tidak terlepas dari persiapan Cina mengantisipasi kemungkinan terburuk dalam bentuk konflik militer akibat sengketa perbatasan di Laut Cina Selatan. (berbagai sumber)

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here