Badan Musyawarah Gereja Jatim Dorong Khofifah Maju Pilgub

0
169
Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa menjawab pertanyaan anggota Komisi VIII DPR dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/6). Rapat kerja tersebut membahas Pendahuluan RAPBN TA 2018 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2018. ANTARA FOTO

Nusantara.news, Surabaya – Dukungan kepada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018, terus berdatangan. Terakhir, dorongan datang dari pendeta Kristen Jawa Timur yang tergabung dalam Badan Musyawarah Antargereja (Bamag) Indonesia. Namun Khofifah hingga saat ini tak kunjung melontarkan kepastian untuk bertarung ketiga kalinya.

Dukungan itu dilontarkan Ketua Bamag Indonesia Agus Susanto, Senin (26/6/2017) malam ketika hadir dalam acara open house di rumah pribadi Khofifah di Jalan Jemursari VIII Surabaya. Dalam pertemuan khusus yang berlangsung sekitar 60 menit tersebut, Agus beberkan sempat berlangsung dialog tentang kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Momen itu dijadikan kesempatan Agus mewakili suara tokoh-tokoh pendeta Kristen untuk mendorong Khofifah yang dinilai punya kemampuan maju Pilgub 2018. “Kami memang sempat berbincang secara khusus tentang Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur ke depan, selain juga tentang kepentingan Indonesa agar bisa terakomodasi di Jawa Timur,” ujarnya.

Dalam kegiatan Open House yang digelar Menteri Khofifah itu, Agus mengajak sejumlah pendeta Kristen dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan Gresik, untuk bersilaturahim dalam rangka lebaran Idul Fitri.

“Kami datang kemari sebagai perwakilan umat Kristen untuk mengucapkan selamat lebaran kepada Ibu Khofifah yang kami pandang sebagai tokoh perempuan Indonesia asal Jawa Timur,” katanya.

Dia mengatakan hubungan umat Kristen dan muslim di Jawa Timur sudah lama terjalin erat berkat upaya Khofifah sebagai Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).

“Jadi sejak Bu Khofifah belum menjabat sebagai Menteri Sosial, beliau sebagai Ketua Umum Muslimat NU selama ini telah mengupayakan hubungan yang erat antara umat Kristen dan muslim di Jawa Timur,” katanya.

Dalam hal ini, Agus menilai, Khofifah telah membuktikan sebagai seorang tokoh perempuan yang mampu membangun keutuhan Indonesia.

“Tali silaturahmi antara umat Kristen dan muslim Indonesia, di Jawa Timur khususnya, sudah lama prosesnya berkat upaya Ibu Khofifah selama menjabat Ketua Umum Muslimat NU. Sehingga hubungan antara ibu Khofifah yang beragama muslim dengan kami yang beragama Kristen tidak bisa dipisahkan oleh apapun di Indonesia,” katanya.

Sejak lama sebelum menjabat Menteri Sosial, menurut dia, Khofifah sebagai Ketua Umum Muslimat NU telah terbukti teguh membangun konstruksi kerukunan antarumat beragama.

“Figur Bu khofifah tidak hanya sebagai tokoh perempuan di Jawa Timur, pemikirannya terkait kerukunan antarumat beragama sudah pada tingkat nasional bahkan internasional. Karenanya kami sangat mendukung kalau beliau mau maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur pada pemilihan tahun depan,” ujarnya.

Khofifah merasa tersanjung dan mengucapkan terima kasih atas kedatangan tamu dari para pendeta Kristen Jawa Timur tersebut. Terlepas dorongan mereka atas pencalonan dirinya maju Pilgub Jatim tahun depan, Khofifah mengatakan, tak hanya warga Jawa Timur, seluruh bangsa Indonesia saat ini butuh merevitalisasi bangunan kasih dan persaudaraan antarumat beragama.

“Hari Raya Idul Fitri saat ini adalah momen yang tepat untuk merevitalisasi bangunan kasih dan persaudaraan antarumat beragama,” katanya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here