Banyuwangi Paling Banyak Memiliki Perlintasan Kereta Api Liar

0
89

Nusantara.news, Banyuwangi – Tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu penyebab banyaknya kecelakaan kereta api  adalah munculnya perlintasan tanpa palang pintu. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Jember mencatat ada puluhan perlintasan kereta api liar di sepanjang area kerja mereka, mulai Pasuruan hingga Banyuwangi. Dari audit yang dilakukan, wilayah Banyuwangi menjadi daerah yang paling banyak terdapat lintasan kereta tanpa palang pintu.

Sementara itu, jumlah perlintasan kereta api di wilayah Daops 9 Jember terdapat sekitar  378 titik.  Dari total lintasan itu, Sebanyak 102 titik terdapat penjaga lintasan, sementara 276 titik lainnya tidak terjaga. Bahkan, dari jumlah itu 56 lokasi diantaranya tergolong liar.

“PT KAI kesulitan sumber daya untuk menjaga semua perlintasan. Sebagian perlintasan yang tak terjaga, dijaga tenaga dari dinas perhubungan setempat atau sukarelawan,” ungkap Manajer Humas PT KAI Daops 9 Jember, Luqkman Arif, Sabtu (18/3/2017).

Berdasarkan data PT KAI Daops 9 Jember, dari lima kabupaten yang menjadi wilayah kerja mereka, Banyuwangi menjadi urutan pertama dengan 21 lokasi lintasan liar, kemudian disusul Kabupaten Probolinggo 16 lokasi, Jember 9 lokasi, Pasuruan 9 lokasi dan Lumajang 1 lokasi.

“Perlintasan ini dibuat sendiri oleh warga setempat untuk mempercepat akses. Sehingga perlintasan ini susah dipantau,” tegasnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here