Banyuwangi Siapkan Pantai Pulau Pandanan Destinasi Wisata Khusus Perempuan

0
199

Nusantara.news, Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi segera mengembangan pariwisata bertaraf internasional, yakni pariwisata khusus perempuan. Lokasinya di Pantai Pulau Pandanan, di sisi selatan Pulau Santen, tepatnya sebelah timur Kota Banyuwangi, di Pantai Pandanan, di Kelurahan Karangrejo. Areal itu akan disulap menjadi club beach for woman. Destinasi ini nantinya dibuat agar cocok untuk kaum hawa yang ingin berwisata dengan privasi terjaga.

Rencana ini dikemukakan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas usai menerima penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagai Kabupaten dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) terbaik tahun 2016 di Kantor Gubernur Jawa Timur di Surabaya, Selasa (31/1/2017).

“Pengelolaannya nanti melibatkan warga setempat, seperti Pulau Merah,” kata Azwar Anas.

Dikatakan, di Indonesia saat ini terdapat lebih dari 120 juta perempuan, dari jumlah itu ada yang memang butuh destinasi agar nyaman berekspresi dan memiliki privasi. Dan, semangat Banyuwangi adalah untuk mewujudkan lokasi wisata pantai khusus perempuan, yang aman dan nyaman.

Anas menyebut, lokasi wisata yang akan diwujudkan tersebut bukan soal diskriminasi atau mengkotakkan perempuan, tapi lebih karena aspek pemasaran dan prospek pasar wisatawan perempuan yang trennya di  dunia memang terus meningkat.

“Dari aspek pasar, perempuan mempunyai kekuatan luar biasa dan mempengaruhi keputusan kelompok serta keluarganya dalam berbelanja berbagai hal, misal soal membeli makanan, mobil, sampai berwisata,” terangnya.

Disebut, ada riset yang menyebutkan bahwa perempuan di seluruh dunia memegang kontrol atas belanja hingga US$18 triliun. Contoh simpelnya, kenyataannya suami jika mau membeli barang pasti selalu minta persetujuan istri.

Ditambahkan, pasar wisatawan perempuan sudah dikerjakan serius di banyak negara dan model promosi pariwisata terbukti berubah menjadi sangat spesifik.

“Thailand misalnya, memiliki skema khusus Women’s Journey. Pada Agustus, di sana ditetapkan sebagai bulan wisatawan perempuan. Club beach khusus perempuan juga laris di negara lain, kebetulan di Indonesia setahu saya belum ada,” tambah Anas.

Dipilihnya Pulau Pandanan karena memiliki banyak keindahan alam. Selain ada savana atau hamparan rumput luas juga ditumbuhi banyak jenis pepohonan. Tak kalah menariknya, sebagai daya pemikat karena berhadapan langsung dengan Selat Bali. Di areal seluas tujuh hektar tersebut juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas hiburan, ada kolam renang, lokasi untuk berolahraga, mainan anak-anak, dan fasilitas lainnya yang pembangunannya dilakukan bertahap, merupakan wisata lengkap untuk keluarga.

“Kita juga siapkan lapangan terbuka, untuk bermain anak-anak. Sementara ibunya menikmati fasilitas lainnya. Termasuk disediakan tempat untuk laki-laki yang tengah menunggu isterinya,” ucap Anas.

Anas optimistis, lokasi wisata khusus perempuan tersebut tidak hanya akan laris dikunjungi warga JawaTimur, juga masyarakat lainnya di Indonesia bahkan dari luar negeri. Menurutnya, prospek kedepannya sangat menguntungkan dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Penasaran dan ingin segera menikmati, tunggu pembangunannya segera dimulai dan dijadwalkan rampung di awal tahun 2018. Ditunggu aja ya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here