Beberapa Tokoh Besar Partai Jadi Jurkam di Pilkada Kota Malang

0
70
Ilustrasi Pemilu (Foto: Humas KPU RI)

Nusantara.news, Kota Malang – Beberapa tokoh besar yang berskala daerah dan nasional turut meramaikan helatan Pilkada Jawa Timur 2018. Para tokoh tersebut menjadi jurkam para calon walikota dann wakil walikota Malang. Ha tersebut semata-mata untuk meramaikan pesta demokrasi tersebut.

Dengan dibawanya tokoh-tokoh dan pejabat terkenal yang memiliki pengaruh besar ke masyarakat menjadi Juru Kampanye (Jurkam). Hal tersebut nantinya akan menjadi senjata ampuh untuk menarik perhatian publik.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, berikut beberapa tokoh dan pejabat yang diperdiksikan akan menjadi Jurkam yang ampuh bagi para calon kepala daerah di Kota Malang di gelaran Pilkada 2018 mendatang.

Yakni, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Ketua Umum Partai Demokrat), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Ridwan Hisyam (anggota DPR RI), ada dibarisan pasangan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko (Sae). Dimana koalisi pasangan Sae tersebut diusug oleh Partai Demokrat dan Partai Golkar.

Pasangan Anton-Syamsul Mahmud (Asyik), yakni akan diperkenalkan Prabowo Subianto (Ketua Umum Gerindra), M Sohibul Iman (Presiden PKS), Moreno Soeprapto (Ketua DPC Gerindra Kota Malang/anggota DPR RI), Muhaimin Iskandar (Ketua DPP PKB),  dan Halim Iskandar (Ketua DPRD Jawa Timur/Ketua DPW PKB Jatim).

Sementara itu, Tri Rismaharini (Walikota Surabaya) disebut siap menjadi juru kampanye pasangan Yaqud Ananda Gudban-Wanedi (Menawan), yang mana koalisi Pasangan Menawan ini diusung oleh Partai Hanura, PDI-P, PAN, PPP, Partai Nasdem.

Bakal Calon Wakil Wali Kota Malang, Wanedi mengapresiasi kesiapan Risma. “Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bu Risma atas dukungan beliau kepada kami untuk menambah semangat dan optimis dalam kompetisi Pilkada kali ini,” ujar Wanedi kepada wartawan.

Penasehat tim pemenangan pasangan Sae, Noorwahyudi menyebut SBY dan AHY diprediksi akan turut mendukung dan turun untuk Partai Demokrat sebagai juru kampanye, dari pasangan Sutiaji-Sofyan Edy Jarwoko. “Sudah kami komunikasian, kepastiannya nanti ada koordinasi dan komunikasi lebih lanjut, tunggu saja kabarnya,” jelasnya.

Noorwahyudi menjelaskannya beberapa tokoh yang siap dari Partai Golkar adalah Ridwan Hiyam (Anggota DPR RI). “Kalau dari Partai Golkar, Mas Ridwan Hisyam menyatakan siap,” tegasnya.

Ketua tim pemenangan pasangan Asyik, Arif Wahyudi mengatakan para ketua parpol pengusung dan pendukung siap hadir berkampanye untuk pasangan Anton-Syamsul Mahmud.

“Kabarnya Cak Imin, Gus Halim, dan para ketua parpol pengusung dan pendukung, akan hadir dan turun untuk mengkuti kampanye Abah Anton nantinya,” ujar Arif.

Kami juga terus berkoordinasi dengan beberapa tokoh dan pejabat dari partai-partai koalisi kami, yang memprediksikan Prabowo Subianto dan Moreno Soeprapto (Partai Gerindra), M Sohibul Iman (Presiden PKS), Cak Imin dan Gus Halim (PKB), Hary Tanoesoedibyo (Perindo) akan turut mendukung kampanye pasanyang Asyik.

“Tapi semua masih proses komunikasi, nantinya akan kita koordinasikan lebih lanjut kepastiannya,” ujar Ketua LPP PKB tersebut.

Untuk diketahui, Masa kampanye Pilkada Kota Malang 2018 mulai 15 Februari 2018 sampai 23 Juni 2018. Dalam rentang waktu sekitar lima bulan itu, ada sekali kampanye dalam bentuk kampanye akbar atau rapat umum terbuka seperti pawai, yang bertujuan agar semua publik tahu siapa-siapa yang akan menjadi calon walikota baru Kota Malang. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here