Beginilah Semangat NasDem Menang Pemilu dan Usung Jokowi

0
86
"Tekad NasDem adalah memenangkan pemilu dan terus melipat gandakan perolehan kursi. Tapi yang lebih utama adalah memenangkan Joko Widodo untuk terpilih kembali menjadi Presiden" (Foto: Tudji)

Nusantara.news, Surabaya – Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh meminta DPW NasDem Jatim menjadi wilayah pendulang suara tertinggi di banding wilayah lainnya di Indonesia, untuk mewujudkan kemenangan partai bernomor urut 5 itu di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, mendatang. Paloh juga berpesan, semua kader NasDem terus melakukan konsolidasi ke berbagai pelosok wilayah di Provinsi Jatim. Apalagi, juga telah dilengkapi dengan berdirinya kantor baru, yakni Kantor Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) DPW NasDem Jatim, yang terletak di Jalan Arjuna, Surabaya. Yang pelaksanaan peresmiannya dilakukan Minggu, (8/4/2018).

“Kalau konsolidasi Jatim berhasil dan efektif seperti yang mereka targetkan, Insyaallah partai (NasDem) ini akan berhasil memenuhi target nasional,” tegas Surya Paloh.

Dirinya kemudian melontarkan pujian dan menyebut semangat DPW NasDem Jatim tidak diragukan lagi sebagai provinsi yang menjadi patokan nasional, dan tolak ukur perpolitikan di tanah air. Provinsi Jatim, lanjutnya menjadi acuan dinamika perpolitikan nasional dan itu tidak bisa diragukan lagi. Tak salah jika NasDem menaruh harapan khusus agar Jatim menjadi ujung tombak pengumpulan suara. “DPW NasDem Jatim berperan memperkuat motivasi kader, tak hanya untuk Jatim tetapi juga menjadi acuan bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia,” sambungnya. Dia menyebut, kalau konsolidasi Jatim berhasil dan efektif seperti yang ditargetkan, NasDem optimis akan menjadi partai alternatif pilihan masyarakat.

Ditanya target perolehan suara di pemilihan legislatif, Jatim disebutkan akan mampu menyumbangkan lebih dari tiga juta suara untuk nasional atau 15 kursi di DPR RI. Kemudian, untuk DPRD Jatim targetnya juga akan meningkat dibanding perolehan Pileg sebelumnya. Sebelumnya, hasil pemilihan legislatif 2014, Partai Nasdem yang pertama kali mengikuti Pileg memperoleh 4 kursi yang kemudian duduk di jajaran legislatif, DPRD Jatim.

Hasil Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tercatat memperoleh kursi terbanyak yaitu, 20 kursi, diikuti PDI Perjuangan berjumlah 19 kursi, Partai Demokrat (PD) dan Partai Gerindra masing-masing 13 kursi.

Jumlah kursi DPRD Jatim yang diperebutkan untuk periode 2014-2019 sebanyak 100 kursi. Pelaksanaan Pileg 2014 di Jatim saat itu berjalan lancar, kemudian calon legislatif terpilih dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Di Pileg 2014, dua partai yang ikut kompetisi yaitu Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Bulan Bintang (PBB) tidak memperoleh satu kursi pun. Sementara Partai Nasdem yang untuk pertama kali mengikuti Pileg memperoleh 4 kursi dan duduk di jajaran legislatif.

Menang Pemilu dan Usung Jokowi

Untuk pemilihan Calon Presiden (Capres) di 2019, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menegaskan NasDem tetap kembali mengusung dan mendukung Joko Widodo dan harus menang di Pilpres 2019. Untuk Cawapresnya, NasDem menyerahkan sepenuhnya kepada Joko Widodo.

“Kalau Partai NasDem sudah mencalonkan Joko Widodo, untuk calon wakilnya kita serahkan saja kepada partai yang lain,” terangnya.

Ditanya kenapa dirinya tidak ikut maju di bursa pemilihan calon presiden, Surya Paloh menolak jika ada yang mendorong dirinya maju sebagai calon. Dia menyebut dirinya sudah lewat masa-masa itu, merasa sudah tua dan ingin memberikan kesempatan kepada kader lainnya.

“Saya tidak bisa memutar balik jarum jam ke belakang. Kalau 15 tahun lalu tidak usah didorong justru saya akan melompat, maju Pilpres. Sekarang saya hanya ingin bekerja memimpin, mengorganisir dan membesarkan partai untuk berprestasi, itu pengabdian yang saya lakukan,” katanya.

Saat ditanya dan bagaimana tanggapannya, soal munculnya ajakan dan upaya pihak tertentu untuk mengganti presiden ditandai dengan munculnya hartag #2019GANTIPRESIDEN di Pilpres 2019. Termasuk munculnya sejumlah nama yang akan maju di bursa Pilpres, seperti Prabowo Subianto serta Gatot Nurmantyo, Surya Paloh mengatakan tidak mempermasalahkannya, sebab itu merupakan hak berdemokrasi.

“Itulah demokrasi, siapa saja bisa bersaing. Itulah hak konstitusional dan harus dihargai sebagai anak bangsa yang punya niat baik untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Masih di rangkaian acara itu, Ketua Bappilu DPW NasDem Jatim, Ipong Mukhlisoni yang juga Bupati Ponorogo menegaskan di Pileg 2014, dari 11 dapil Partai NasDem hanya dapat 7 kursi untuk DPR RI. Meningkatkan perolehan kursi, di Pemilu mendatang di setiap daerah pemilihan diharapkan akan meningkat dan mendapat kursi di DPR. Dirinya pun optimistis jika semua daerah di Jatim akan menggenjot dan mengerahkan kekuatannya untuk menaikkan perolehan suara Partai NasDem.

“Melihat kesiapan dari DPD-DPD di seluruh Jatim dan berdasarkan hitungan yang kita lakukan, saya optimis NasDem bisa mendapat 15 kursi di DPR RI. Dan setiap Dapil akan mendapat satu, dan ada Dapil tertentu yang mendapat lebih dari satu kursi,” ujar Ipong.

“Itulah demokrasi, siapa saja bisa bersaing. Itulah hak konstitusional dan harus dihargai sebagai anak bangsa yang punya niat baik untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara” (Foto: Tudji)

Sementara untuk di DPRD Jatim, kalau di Pemilu sebelumnya mendapat 4 kursi, diharapkan untuk di Pemilu 2019 bisa naik menjadi 17 kursi. Itu karena jumlah Dapil juga bertambah dari 11 menjadi 14 Dapil. Menyambut bertambahnya daerah pemilihan untuk wilayah Jatim, pihaknya mengaku optimistis target tersebut akan tercapai.

“Karena selain jumlah Dapilnya bertambah, infrastuktur Partai NasDem saat ini juga lebih siap, dan akan terus ditambah,” terang Ipong.

NasDem optimis untuk target kursi di DPR RI secara nasional yang dipatok oleh DPP NasDem berjumlah 100 kursi, dan Jatim diharapkan bisa menyumbang 15 persen untuk perolehan suara nasional.

“Peresmian kantor Bappilu ini juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan target dan langkah-langkah strategis lainnya yang tak bisa saya sampaikan disini,” kelakarnya.

Calon Harus Menang di Semua Daerah

Di Pilkada serentak 2018, DPW NasDem Jatim juga optimis pasangan calon yang diusung akan menang. Dari 18 Pilkada di Kabupaten/Kota se Jatim hampir separuh lebih adalah kader NasDem. Dan, jika kemenangan dapat diraih maka kemenangan berikutnya yakni di Pilkada akan mampu menambah perolehan suara untuk keunggulan NasDem di Jatim.

Optimis kemenangan bisa di dapat di antaranya untuk Pilkada di Kabupaten Magetan, yang kadernya menjadi calon wakil bupati (Cawabup). Kemudian di Kabupaten Nganjuk juga untuk posisi Cawabup. Di Kota Mojokerto kader NasDem maju sebagai calon walikota. Di Bojonegoro maju sebagai Cabup. Di Bangkalan sebagai Cabup, dan di Kabupaten Sampang dan Pamekasan di Madura masing-masing juga maju sebagai Cabup. Di Kabupaten Lumajang sebagai Cawabup. Kota Probolinggo sebagai calon wakil walikota. Untuk Kabupaten Probolinggo, juga maju sebagai Cabup. Di Bondowoso, Jombang, Madiun dan lainnya Partai NasDem hanya menjadi partai pendukung, tidak mengusung kader partai sendiri.

Dalam rangkaian meresmikan kantor Bappilu DPW NasDem Jatim, Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh, didampingi Effendi Choiri, Ipong Muchlisoni serta pejabat lainnya dari DPP NasDem mengikuti prosesi menyerahkan 105 unit mobil operasional kampanye guna mendongkrak suara Partai NasDem di seluruh Pulau Jawa.

Partai Alternatif dan Pilihan Bermakna

“Perolehan kursi di DPRD Jawa Timur, NasDem ada empat kursi”

Penyerahan armada mobil kampanye diberikan langsung oleh Surya Paloh, yang secara simbolis diserahkan kepada enam ketua DPW NasDem di Pulau Jawa. Acara itu digelar di Kenpark Kenjeran, Surabaya, Minggu (8/4/2018).

“Kita punya pekerjaan besar, harus mampu membawa partai ini untuk berkompetisi secara baik dan menang di Pemilu 2019. Kerja keras memerlukan sarana atau instrumen komunikasi yang baik supaya kader partai bisa lebih dekat dengan konstituen di bawah. Kendaraan kampanye ini diharapkan bisa untuk mempermudah menjabarkan dan menjelaskan visi misi partai kepada masyarakat,” urai Surya Paloh di sambut riuh tepuk tangan kader yang memadati areal itu.

Di acara itu lantang Surya Paloh menyebut dengan ‘Semangat Restorasi’ Partai NasDem hadir di tengah-tengah masyarakat harus mampu menjadi alternatif sebagai pilihan yang bermakna. Bukan sebaliknya menambah beban masyarakat sehingga masyarakat kemudian menjadi apatis terhadap partai politik.

“Itulah komitmen Partai NasDem, ingin menegaskan kehadirannya bukan hanya untuk mendapatkan hak-hak konstitusional tapi juga untuk memberikan semangat berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Politik gagasan Partai NasDem yang ditawarkan kepada rakyat memerlukan contoh, komitmen serta bukti bukan sekedar janji-janji belaka yang terus diumbar kepada masyarakat, dan dipaksa untuk percaya. Dengan nada bersemangat Surya kembali menegaskan ‘Gerakan Perubahan’ yang diusung NasDem agar bangsa dan negara bisa keluar dari berbagai persoalan. Menurut Paloh, karena tidak semua bangsa diberi kelebihan oleh Tuhan seperti Indonesia, dan selayaknya bangsa ini bersyukur.

“Namun nyatanya masih banyak sebagian besar pemimpin bangsa justru mengedepankan egoisme sehingga persoalan-persoalan kebangsaan hingga hari ini tak kunjung selesai,” teriak Paloh yang kembali mendapat tepuk tangan.

Tugas besar Partai NasDem, adalah menekan seminimal mungkin kekurangan yang ada. Dan mengangkat kelebihan sebagai suatu bangsa yang perkasa. Itu misi besar Partai NasDem untuk memberikan optimisme perlunya melakukan restorasi atau perubahan. Perubahan untuk semua sendi-sendi kehidupan bangsa supaya bangsa Indonesia bisa keluar dari sikap pragmatisme dan transaksional serta memiliki budaya malu melakukan kecurangan.

Menurutnya, Pemilu 2019 merupakan saat yang tepat untuk mempercepat restorasi Indonesia, dan Partai NasDem harus bekerja keras supaya restorasi tidak berhenti hanya sebagai diskursus.

Tekad NasDem adalah memenangkan pemilu dan terus melipat gandakan perolehan kursi. Tapi yang lebih utama adalah memenangkan Joko Widodo untuk terpilih kembali menjadi Presiden.

“Itu lebih berarti dibandingkan perolehan kursi karena politik gagasan NasDem bisa diaplikasikan untuk memperbaiki kondisi bangsa ini,” pungkas Surya Paloh.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here