BPD Malang Tagih Tunggakan Pajak Daerah Ratusan Juta

0
51
Sosialisasi langsung ke Wajib Pajak

Nusantara.news, Kabupaten Malang – Pajak sangat berpengaruh dalam pembangunan daerah karena, pajak merupakan salah satu sumber pendapatan daerah guna menunjang anggaran pembangunan suatu daerah. Pembangunan tersebut berupa fisik dan non-fisik dan pastinya dampaknya akan terasa langsung ke masyarakat.

Apa jadinya apabila oknum-oknum pengusaha yang berpenghasilan omset besar tidak menjalankan kewajiban pajak, yang akhirnya secara tidak langsung akan menghambat pembangunan di suatu daerah.

Badan Pendapatan Daerah Pemkab Malang menertibkan dua bangunan di Singosari karena menunggak pajak selama lima tahun. Dua bangunan itu adalah pabrik paving UPI dan Karoseri Malindo. Malindo Rp 139 juta, sedangkan UPI menunggak denda sebesar Rp 50 juta. Di Kecamatan Lawang ada Losmen Raya yang menunggak Rp 23.5 juta, Sumber Waras Rp 20.3 juta.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemkab Malang, Didik Budi Mulyono, memberikan kompensasi waktu hingga tiga hari agar pihak yang menunggak segera melunasi tanggungan pajak instansinya. “Kami berharap agar kewajiban pajak dapat terpenuhi, karena ini juga nantinya untuk pembangunan daerah yang juga kembali untuk masyarakat Kabupaten Malang,” tegasnya, Senin (22/5/2017).

Selain menertibkan PBB, pihaknya akan membersihkan sejumlah reklame yang melanggar peraturan di sepanjang jalan di Kecamatan Singosari, Lawang dan Karangploso. Reklame yang tidak sesuai ketentuan itu banyak berada di pinggir jalan sehingga menimbulkan kesan tidak teratur. “Ini dilakukan dalam rangka pembinaan dan penertiban wajib pajak juga sesuai perda No 5 tahun 2011,” kata Didik.

“Bukan kami mencari-cari, tapi kami mendorong adanya suatu pengertian untuk memenuhi kewajiban. Toh ini juga kembali pada kepentingan masyarakat,” tuturnya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here