Budaya “Malangan” Warnai Hari Jadi Kota Malang

0
61
Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Malang dengan busana khas daerah.

Nusantara.news, Kota Malang –  HUT Ke-103 Kota Malang dirayakan dengan sentuhan tradisional. Dengan tema “Harmoni Merekat Nilai Kebangsaan” peringatan harijadi kota ini mengupayakan penguatan kebudayaan malangan. Agenda tersebut digelar di lobi gedung DPRD Kota Malang, mulai dari Senin (3/4) sampai Minggu (9/4). Setiap sudut berdiri beberapa stand yang diisi oleh komunitas dan pengrajin  yang menonjolkan kebudayaan malangan.

Beberapa stand tersebut diantaranya, ada yang dari pegiat wayang kulit kota Malang, kumpulan benda-benda pusaka, lukisan-lukisan rakyat, pengrajin topeng malangan, dan beberapa stand komunitas-komunitas kebudayaan, seperti wong ireng, sedulur petruk dan masih banyak lagi.

Rangkaian kegiatan HUT ke-103 Kota Malang yang dimulai pada 31 Maret 2017 lalu. Kegiatan dimulai dengan rapat paripurna di gedung DPRD Kota Malang, dengan atribut khas kebudayaan Malang pada para masing pasing Aparatur Negara.

Kepala Bagian Humas Pemkot Malang, Nurwidianto mengatakan “Kota Malang ini miniatur Indonesia. Ada beragam suku dari berbagai daerah, juga agama, dan kepercayaan. Melalui tema ini, diharapkan Kota Malang mampu menjadi jembatan dan tali perajut keragaman tersebut,” ungkapnya kepada Nusantara.news.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan jika Kota Malang merupakan kota multikultural. “Beragam agama dan suku ada di Kota Malang. Kota Malang juga miniatur Indonesia. Kondisi kotanya mendukung untuk tumbuhnya multikultural secara damai,” katanya

Keberadaan multikulturalisme dan agama  harus difasilitasi oleh negara, dalam hal ini Pemkot Malang. Kerukunan umat beragama mislanya, Pemkot Malang memfasilitasi dengan keberadaan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB).

“Negara juga harus hadir dalam memberikan jaminan hukum, kepastian hukum, dan kelangsungan hidup. Jadi urusan wajib yang harus diberikan negara tidak memandang siapapun. Tetapi untuk seluruh warga Kota Malang,” tutup Wakil Walikota Malang.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here