Bupati Banyuwangi Instruksikan Transparansi Dana Desa

0
84

Nusantara.news, Banyuwangi – Untuk meningkatkan mutu pemerintahan dan menjamin dana desa dimanfaatkan sesuai peruntukannya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menginstruksikan seluruh desa di wilayahnya menerapkan sistem transparansi anggaran. “Sekarang sudah zamannya transparan, desa juga harus demikian. Pengelolaan dan peruntukan anggaran di desa, harus diketahui masyarakat,” ungkap Abdullah Azwar Anas,” Senin (6/3/2017).

Anas menginginkan adanya transparansi dalam pengelolaan dana tersebut melibatkan partisipasi masyarakat. Sebab ini menyangkut dengan besarnya tanggung jawab desa terhadap anggaran. Hari ini, Desa harus melakukan pengelolaan seperti Pendapatan Asli Desa (PAD), Dana Desa (DD) yang berasal APBN, serta Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD sebagai pendamping Dana Desa.

Masing-masing desa di Banyuwangi harus mengelola dana sebesar Rp 1-2 miliar. Besarnya anggaran yang dikelola tidak terlepas dari bertambahnya Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 148,6 miliar untuk Tahun 2017.

“Selain ADD, dana desa dari pusat yang mengucur ke desa di Banyuwangi pada tahun 2017 ini mencapai Rp 172,1 miliar. Ini berarti anggaran tiap desa nantinya akan mencapai Rp 1,6 miliar. Untuk itu, publik juga wajib tahu peruntukkan anggaran yang besar tersebut,” tegas Anas.

Anas berharap, jika  anggaran desa dikelola secara tepat, akan mampu  mendorong perekonomian masyarakat, sehingga berdampak pada bertambahnya kuantitas anak mengenyam pendidikan dan menyelesaikan permasalahan rendahnya kualitas SDM masyarakat.

“Salah satu bentuk transparansi anggaran di tingkat desa dengan menerapkan sistem pengecekan anggaran secara online maupun pemasangan baliho di beberapa titik yang mudah dijangkau masyarakat,” ungkapnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here