Bupati Banyuwangi: Tidak Ada One Man Show, Sistem yang Bekerja

0
186

Nusantara.news, Banyuwangi – Tidak ada one man show. Yang bergerak adalah sistem. Hal ini dikemukakan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas usai dinobatkan menjadi bupati terbaik se-Indonesia dalam bidang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tingkat Kabupaten Tahun 2016, dengan nilai A. Penobatan dilakukan langsung  oleh Menteri PAN-RB Asman Abnur di Kantor Gubernur Jawa Timur di Surabaya, Selasa (31/1/2017).

“SAKIP ini penting karena yang dievaluasi adalah berjalannya sistem, bukan hasil one man show kepala dinas atau kepala daerah. Artinya ada transformasi. Jadi ini bukan soal sistem yang bersifat administratif saja, tapi mengukur kinerja, mengukur hasil program pembangunan,” terang Anas menjawab pertanyaan wartawan.

Anas mengaku bersyukur, ikhtiar bersama-sama di Banyuwangi untuk meningkatkan pelayanan publik berjalan dengan baik. Pihaknya bertekad, kekurangan-kekurangan yang ada terus diperbaiki. Banyuwangi memadukan laporan berdasarkan regulasi yang ada dengan unsur review kinerja dan review indikator kinerja.

“Jadi kerja aparatur sipil negara (ASN) jelas dan terukur. Program-program diefisienkan sesuai manfaat ke masyarakat. Berdasarkan perhitungan ini, kita berhasil hemat Rp213 miliar atau 13 persen dari total belanja langsung. Namun dengan tetap berorientasi hasil dan 100 persen program tetap berjalan. Jadi program kita sudah menganut asas money follow result, berorientasi ke manfaat program,” ujar Anas.

Dengan pengukuran penilaian tersebut, Anas menyebut kontribusi ASN dinilai dari adanya peningkatan kinerja, tidak hanya dari daftar absensi. Selain itu, ASN di Banyuwangi selalu dilibatkan dalam setiap tahapan pembatan kebijakan publik, mulai dari analisa masalah, perencanaan, eksekusi, hingga evaluasi kebijakan.

“Setiap hari saya kumpulkan dari kepala dinas sampai bagian kebersihan, saya paparkan kita sebulan ke depan mau melakukan apa. Bahkan, saya pergi ke Jakarta, misalnya ke kementerian, saya sampaikan di depan semua staf. Intinya berubah bersama, semua dari kepala dinas sampai staf di level bawah dirangkul, kerja bareng-bareng. Ini yang akan menjaga keberlanjutan program di masa mendatang tanpa tergantung siapa bupatinya,” kata Anas.

Kiprah, ketekunan serta keseriusan yang menuai keberhasilan Bupati Banyuwangi Azwar Anas ini tidak hanya layak diacungi jempol. Namun, harus menjadi cermin dan penyemangat daerah-daerah lain di Indonesia untuk maju, menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Utamanya, sebagai pemerintahan kabupaten dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang baik. Ayo, daerah mana yang siap-siap menyusul Kabupaten Banyuwangi.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here