Bupati Ponorogo Digadang Jadi Wakil Khofifah

0
36
Ipong Muchlisson digadang jadi wakil Khofifah di Pilgub Jatim 2018

Nusantara.news, Surabaya – Jelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, bermunculan sejumlah nama yang disebut-sebut sebagai pasangan ideal yang cocok mendampingi Khofifah Indar Parawansa, menyusul berakhirnya periode jabatan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf.

Sosok yang namanya terus menguat adalah Ipong Muchlissoni yang kini menjabat Bupati Ponorogo. Ipong yang diusung oleh Partai NasDem dinilai layak sebagai sosok bakal calon Wakil Gubernur Jatim yang mumpuni untuk mendampingi Khofifah maju di Pilgub Jatim 2018.

Ipong disebut sebagai santri Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki multi-talenta, sangat baik dan cerdas, serta kaya pengalaman. Setelah dua tahun menjabat Bupati Ponorogo dengan sejumlah prestasi yang diukir, namanya kemudian terus menguat. Putra asli Jatim ini mendapat penilaian baik dan dinilai mampu mengimbangi kinerja Menteri Sosial yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah untuk mengemban jabatan sebagai pendamping atau sebagai wakil Khofifah, untuk menjadikan provinsi Jatim lebih baik.

Gus Coy “Pak Ipong itu adalah santri yang multitalenta, serba bisa”

Soal itu, Ketua DPP Partai Nasdem, Effendy Choiri atau Gus Choy menyebut pihaknya sejak lama berteman dengan Ipong, termasuk saat sama-sama di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Terus berlanjut, sampai Ipong maju sebagai bakal Bupati Ponorogo, dan kemudian menjabat bupati.

“Komukasi saya dengan Pak Ipong terus berlanjut dan lebih intensif. Tapi yang pasti Pak Ipong itu adalah santri yang multi-talenta, serba bisa,” tegas Gus Choy Rabu (15/11/2017).

Baca Juga: Terkuak Nama Emil dan Ipong, Cawagub Mataraman Siap-siap Deklarasi

Ipong putra kelahiran Lamongan itu disebutkan punya kelebihan, mampu mendekati dan merangkul rakyatnya. Sosok pekerja keras ini juga dikenal dekat dengan pejabat pusat. Dengan kerja kerasnya, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dan pemerataan pembangunan di Jatim seperti yang dilakukan di wilayah yang dipimpinnya.

Lelaki pintar mengaji juga penghobi bernyanyi dan tergolong pengusaha sukses itu disebut-sebut, juga bukan tipe feodal, sebaliknya low profile.

“Untuk itu, kita punya keyakinan Tim 9 yang terdiri dari para kiai sepuh dan Khofifah akan menjatuhkan pilihan kepada Ipong, sebagai pendampingnya di Pilgub Jatim 2018 mendatang,” terang mantan Ketua DPW NasDem Jatim itu.

Pihaknya juga menyebut berani memberikan jaminan, jika Ipong dipercaya mendampingi Khofifah, maka Provinsi Jatim akan menjadi lebih baik. Temasuk soal angka kemiskinan dan disparitas wilayah diharapkan akan turun serta berdampak peningkatan perekonomian. “Kami yakin itu semua (disparitas dan kemiskinan) akan segera teratasi,” lanjut pria yang pernah duduk sebagai Anggota DPR RI ini.

Ipong dan Catatan Perjalanannya

Ipong Muchlisoni Bupati Ponorogo

Ipong Muchlissoni, lahir di Lamongan, Jatim, 29 April 1967. Setelah memenangi pilkada, dia kini menjabat Bupati Ponorogo untuk periode 2016-2021, menggantikan Amin yang berakhir masa jabatannya pada tahun 2015.

Masa kecilnya dihabiskan di Lamongan, dan perjalanan pendidikannya di awali di SD Muhammadiyah Lamongan, tahun 1973-1979. Kemudian masuk ke SMP Negeri 1 Babat, lulus 1982. Dilanjutkan ke SMA Negeri 1 Lamongan, lulus 1985. Setelah itu tinggal di Samarinda, Kalimantan dan menyelesaikan pendidikannya di Universitas Mulawarman, lulus 1990.

Baca Juga: PBNU Harus Jaga Kiai Tidak Terseret Politik Praktis

Setelah pendidikannya selesai, Ipong tercatat pernah memegang beberapa jabatan di sejumlah perusahaan di Kalimantan. Antara lain sebagai Kepala Sie Administrasi dan Sumber Daya Manusia PT. Kaltim Parna Industri, tahun 1991.

Kemudian menjabat Wakil Kepala Tata Laksana Sumber Daya Manusia PT Kiani Lestari, tahun 1992. Serta menjabat sebagai Katalak SDM PT Alas Helau periode 1992-1994. Dan menjadi komisiaris PT Diyatama Persada Raya dari tahun 2000 hingga sekarang.

Dibidang organisasi, sejak duduk di bangku kuliah dia pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Jatim di Samarinda, tahun 1991. Juga pernah menjadi pengurus daerah (Pengda) Perbasi di Kaltim.

Kemudian, saat terjun ke politik diawali menjadi anggota Dewan Pengurus Wilayah di PKB. Kemudian menyusul dipercaya menjabat sebagai wakil ketua pada tahun 1999, sebagai sekretaris pada tahun 1999-2001, dan menjabat ketua di periode 2003-2013. Ipong juga merupakan anggota DPRD Kalimantan Timur periode 1999-2004 dan 2004-2009. Setelah itu ia pindah ke Partai Gerindra dan menjadi Ketua DPD Kalimantan Timur, sejak 2013.

Menanti Pendamping Khofifah

Sebelumnya, juru bicara Tim 9, yang terdiri dari 17 kiai, ulama serta tokoh dan elemen yang ditunjuk, yakni Kiai Asep Saifuddin Chalim menyebut, nama-nama yang sebelumnya terjaring di Tim 9, telah dilakukan verifikasi. Namun, pihaknya belum menyebut siapa sosok yang muncul untuk mendampingi Khofifah, sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jatim. Pengumuman nama tersebut akan dilakukan dalam minggu ini.

Baca Juga: Pilgub Jatim dan Gerakan Kembali ke Khittah 1926

“Maaf, belum bisa diumumkan sekarang, tetapi pada saatnya nanti semua akan tahu, sampeyan sabar dulu, pasti diumumkan,” ujar Kiai Asep, di sela acara pelaksanaan Deklarasi Sahabat Pendukung Khofifah di Pondok Pesantren Amanatul Ummah di kawasan Siwalankerto Surabaya, Minggu (12/11/2017).[]

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here