Bupati Situbondo Lelang Jabatan untuk Tingkatkan Kualitas Birokrasi

0
68

Nusantara.news, Situbondo – Bupati Situbondo Dadang Wigiarto serius melakukan reformasi birokrasi. Selain melakukan lelang jabatan terbuka, baru-baru ini ia juga mendatangkan mantan Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sumarsono.

Bupati mengundang Suwarsono menjadi narasumber untuk kegiatan manajemen perubahan. Suwarsono sengaja didatangkan ke Situbondo, karena mantan penasehat KPK dinilai memiliki pengalaman melakukan reformasi birokrasi.

“Saat ini berbagai tahapan manajemen perubahan sudah dilakukan. Sekitar April mendatang, Pemkab akan memiliki kode etik sebagai alat kontrol birokrasi menerapkan reward and punishment,” ujar Bupati Dadang, Jum’at (24/3/2017).

Melalui Kode etik tersebut, pemerintah  akan memberikan sanksi sekaligus penghargaan bagi PNS berprestasi. Penghargaan meliputi  kinerja, pelayanan publik dan profesionalisme.

Dadang Wigiarto mengaku bangga karena saat ini tumbuh keinginan melakukan perubahan dari internal birokrasi.  Hal itu terlihat dari hasil akhir kegiatan manajemen perubahan, yang mendatangkan mantan Penasehat KPK.

“Tujuan yang ingin dicapai dari perubahan manajemen ini agar semua pejabat di lingkungan Pemkab Situbondo serius melakukan pembangunan,” tegasnya.

Sementara itu, memasuki tahap akhir pendaftaran lelang jabatan, baru satu orang pejabat yang mendaftar. Sesuai ketentuan, pejabat boleh mengikuti lelang jabatan minimal eselon III A. Terdapat tujuh jabatan Kepala SKPD yang dilelang secara terbuka. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah, meski baru satu orang mendaftar, namun sudah ada 23 pejabat meminta rekomendasi Bupati.

Kepala BKD, Ahmad Yulianto mengungkapkan, sesuai ketentuan pejabat eselon III A yang ingin mengikuti lelang jabatan, harus mendapatkan rekomendasi Bupati Dadang Wigiarto. Dari 23 pejabat tersebut semuanya sudah mendapatkan rekomendasi mengikuti  seleksi terbuka jabatan tinggi pratama. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here