Cabut Memori Banding, Veronika Menangis Bacakan Surat Ahok

0
83
Istri Ahok, Veronica Tan (kanan), didampingi pengacara I Wayan Sudirta (tengah), dan Harry Basuki, menangis saat membacakan surat Ahok pada Selasa (23/5/2017) di Jakarta. Ahok memutuskan mencabut upaya banding terhadap putusan majelis hakim PN Jakarta Utara atas vonis dua tahun penjara dalam kasus penodaan agama.

Nusantara.news, Jakarta – Terdakwa kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencabut upaya hukum banding. Munginkah sikap Ahok itu karena dia sudah ditinggalkan Jokowi, PDI-P dan konglomerat yang  sebelumnya mendukungnya?

Di hadapan media massa, di Jakarta, Selasa (23/5/2017), istri Ahok, Veronica Tan mengutarakan alasan mencabut upaya banding yang sebelumnya sudah diserahkan tim kuasa hukum kepada pihak Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara pada Senin (22/5/2017) .

“Ini seperti disebutkan pengacara, dan juga keluarga, biarlah Bapak (Ahok) jalankan ini saja karena untuk kepentingan semua. Dalam arti, kami tidak akan memperpanjang lagi, kami akan menjalankan apa yang diputuskan (vonis hakim PN Jakut) saja,” ujar Veronica.

Veronika kemudian membacakan surat yang ditulis Ahok dari balik jeruji besi Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Minggu 21 Mei 2017, sambil sesenggukan menangis sedih.

Berikut isi surat Ahok tersebut, “Kepada para relawan dan pendukung Ahok yang saya cintai, semua mereka yang telah menjalankan proses demokrasi di mana pun berada.

Saya telah banyak berpikir tentang kejadian yang saya alami. Saya mau berterima kasih kepada saudara-saudara yang terus mendukung saya dalam doa, mengirimkan makanan, kartu ucapan, surat, buku-buku, bahkan dengan berkumpul menyalakan lilin.

Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini, apalagi saya. Tetapi saya telah banyak belajar mengampuni dan menerima semua ini, untuk kebaikan kita berbangsa dan bernegara.

Alangkah ruginya warga DKI, dari sisi kemacetan dan kerugian ekonomi akibat adanya unjuk rasa yang mengganggu lalu lintas. Tidaklah tepat saling aksi unjuk rasa dan demo dalam proses yang saya alami saat ini.

Saya sinyalir banyak pihak akan menunggangi jika para relawan unjuk rasa, apalagi benturan dengan pihak lawan yang tidak suka perjuangan kita.

Terima kasih telah melakukan unjuk rasa yang taat aturan dan menyalakan lilin perjuangan, institusi ditegakkan di NKRI dengan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Mari kita tunjukan bahwa kita percaya Tuhan tetap berdaulat dan memegang kendali sejarah setiap bangsa. Kita tunjukan kalau kita adalah orang yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa pasti mengasihi sesama manusia, pasti menegakan kebenaran dan keadilan bagi sesama manusia.

Gusti Ora Sare. Put your hope in the Lord now and always, (Mazmur 131 ayat 3). Kalau dalam iman saya, saya katakan, The Lord will work out His plan for my life (Mazmur 138 ayat 8a).

Sikap Ahok yang dulu tak pernah mundur menghadapi siapapun yang mencoba menentangnya, kini berubah drastis.

 

Kini sikap Ahok berubah manis sampai mencabut upaya banding. Mungkinkah perubahan sikap Ahok itu lantaran merasa semua kawan yang selama ini membantunya sudah meninggalkannya?

Sejak Ahok kalah dalam pertarungan Pilkada DKI, ditambah lagi Ahok divonis penjara 2 tahun oleh majelis hakim PN Jakut, khabar renggangnya hubungan Ahok dengan partai pendukung utamanya PDI-P dan para taipan (pengusaha yang menggarap proyek reklamasi Jakarta) langsung merebak.

Para pendukung utamanya serta partai lain yang dulu ikut mendukungnya, seperti Nasdem, Golkar, PPP, PKB dan Hanura kini menganggap Ahok masa lalu yang cukup untuk dikenang saja. Skenario awal mengusung Ahok menjadi pendamping Jokowi dalam Pilpres 2019 nanti langsung buyar. Kini, mereka tengah menyiapkan diri menghadapi pertarungan lebih besar pada 2019 yang sudah diambang pintu.

Itulah hukum besi politik, tak ada kawan dan lawan abadi. Dan, Ahok tampaknya memahami itu sehingga langkah terbaik adalah pasrah menjalani hukuman di balik jeruji selama 2 tahun. []

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here