Cak Nun: Manusia Tidak Patut Sombong Ketika Memiliki Kelebihan

1
947

Nusantara.news, Malang – Manusia itu tidak patut sombong ketika memiliki kelebihan dibanding sesamanya. Sebab manusia itu terbuat dari tanah, jadi tidak perlu bersikap seperti langit, karena di atas langit ada langit Tak perlu mengakukan diri, sebab yang berhak atas Aku itu Allah SWT. Kita bukan orang sakti, memang tanah bisa terbang kalau dibuai angin, tapi jatuhnya bikin sakit. Demikian dikemukakan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun dalam acara Kenduri Kebudayaan di lapangan Polliteknik Negeri Malang (Polinema) Rabu, (25/1/2017

Acara diselingi tembang Fix You (coldplay) yang dikompilasikan dengan bahasa Arab, Indonesia, Jawa dan Inggris. Menurut Cak Nun, lagu ini menggambarkan bahwa siapapun dan darimana saja kita bisa diterima dengan hidup guyub rukun, tanpa membeda-bedakan.

“Kita bisa mengadopsi apa saja lintas kultur, namun lebih bijak ambil yang baik agar positif. Jawa dengan andhap asornya, Arab dengan pakaian sopannya, Inggris dengan kedisiplinan, dan lainnya. Tidak perlu berlebihan, dan sok-sokan mengaku lebih dan paling baik,” jelasnya.

Dalam penyampaian kendurinya Cak Nun melempar tiga pertanyaan untuk 8 mahasiswa terpilih, di antaranya, apakah agama itu penting? Anda tahu Tuhan itu darimana? Apakah anda percaya Tuhan itu ada? Dan, apa beda agama dan bukan agama? Jawaban mahasiswa pun berbeda-beda, tergantung dari sudut pandang masing-masing mahasiswa.

“Kita dapat melihat jawaban setiap orang berbeda-beda, namun muara dan maksudnya sama. Hanya cara penyampaiannya yang berbeda-beda. Hal Ini wajar, karena setiap individu berkomunikasi dengan Tuhannya dengan caranya masing-masing. Tak perlu kita perdebatkan, toh kita satu keimanan yakni meyakini agama dan Tuhan. Yang salah itu, ga punya keyakinan agama dan Tuhan,” tandas Cak Nun. []

1 KOMENTAR

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here