Cegah Penambangan Emas Liar, Polres Jember Gelar Sidak

0
198

Nusantara.news, Jember – Gunung Manggar yang terletak di Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember menjadi salah satu lokasi dengan kandungan emas yang diduga melimpah. Sejak beberapa tahun yang lalu, Gunung Manggar menjadi daya tarik bagi warga sekitar “tapal kuda” untuk melakukan aktifitas penambangan liar.

Semakin hari, jumlah penambang liar terus bertambah dan menghasilkan dampak kerusakan lingkungan di sekitar Gunung Manggar. Karena kondisinya sudah membahayakan, Pemerintah Jember mengambil sikap untuk melarang aktifitas penambangan tanpa izin.

Meski telah dilarang, namun masih saja terjadi aktifitas penambangan liar yang dilakukan oleh masyarakat.  Kondisi ini membuat Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo beserta jajaran Polres Jember melakukan sidak ke Gunung Manggar. Dalam sidak kali ini, Polres Jember menerjunkan personil gabungan yang terdiri dari 1 SST Satuan Sabhara, 8 personil Polsek Wuluhan dan 1 SST Polhut.

Dalam sidak kali ini, tim sidak Polres Jember menemukan 15 titik galian tambang liar. Memang dalam kali ini tidak ditemukan aktifitas penambangan liar, akan tetapi adanya 15 tambang liar ini menjadi bukti aktifitas penambangan masih dilakukan.

Kami berharap agar kita sama-sama mengarahkan masyarakat, ungkap Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo (23/1/2017). “Selain membahayakan keselamatan warga, galian-galian tambang akan merusak struktur tanah yang dapat berdampak pada kerusakan ekosistem alam dan menyebabkan tanah longsor”, ungkapnya.

Kapolres Jember menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku penambang liar jika terus melakukan aktifitasnya. Polres Jember beserta beberapa tim gabungan akan melakukan pengecekan secara rutin di Gunung Manggar.

Lebih Lanjut, Kapolres Jember menyatakan kepada para wartawan (23/1/2017), “Kita akan mengambil langkah-langkah konsisten terkait dengan aktifitas penambangan, nantinya setiap minggu tim gabungan akan melakukan operasi penertiban tambang liar dengan turun ke lokasi untuk menutup akses aktifitas galian tambang.” Langkah yang akan ditempuh adalah penutupan tambang. “Kami akan menutup lubang galian tambang dan mengangkut gubuk atau tenda yang ada di lokasi,” lanjutnya.

Emas menjadi salah satu komoditas tambang yang menggiurkan, baik bagi korporasi dalam bentuk penambangan legal maupun bagi kalangan masyarakat biasa yang menambang dengan cara ilegal. Pembiaran terhadap praktek penambangan liar dapat menghasilkan dampak negatif berupa kerusakan lingkungan maupun bencana alam.

Kaca mata ideal yang harus dipakai pemerintah dalam mengelola wilayah dengan potensi sumber daya alam yang melimpah adalah dengan menjaga kelestarian lingkungan dan mempertimbangkan dampak positifnya bagi masyarakat. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here