Cina Ancam Trump yang Main Mata dengan Taiwan

0
96
Media Cina ingatkan Trump agar tidak main mata dengan Taiwan

Nusantara.news, Shanghai – Global Times, koran terkemuka milik pemerintah Republik Rakyat Cina (RRC) berang atas pernyataan presiden terpilih AS Donald Trump yang dianggap melanggar kebijakan satu Cina. Caci maki media Cina itu dipublikasikan tak lama setelahPresiden Taiwan Tsai Ing-wen singgah di Houston, Texas, AS.

Sebelum melawat ke sejumlah negara Amerika Tengah seperti Honduras, Nikaragua dan El Savador, Tsai Ing-wen singgah ke Houston, bertemu para wakil rakyat senior AS. Sepulangnya ke Taiwan, 13 Januari nanti, Tsai juga dijadwalkan singgah di San Fransisco.

Cina telah meminta AS agar menghalangi Tsai menggelar pertemuan dengan para pejabat pemerintahan AS, karena AS terikat kepada kebijakan Satu Cina.

Beijing menganggap Taiwan provinsi yang memberontak yang tidak layak menyelenggarakan hubungan negara ke negara. Isu Taiwan selalu sensitif untuk Cina.

Sebuah foto dicuit oleh Gubernur Texas Greg Abbott yang menunjukkan dia tengah bertemu dengan Tsai, duduk satu meja yang di atasnya ditaruh bendera AS dan Taiwan.

Kantor presiden Tsai mengatakan, sang presiden juga berbicara lewat telepon dengan Senator John McCain, ketua Komisi Angkatan Bersenjata. Tsai juga bertemu dengan Senator Ted Cruz.

“Kebijakan Satu Cina bukan permintaan, melainkan kewajiban AS untuk mempertahankan hubungan baik kedua negara,” tulis Global Times yang adalah Tabloid berbahasa Inggris yang juga “anak” Harian Rakyat milik Partai Komunis Cina.

“Jika setelah dilantik Trump tidak menghormati kebijakan satu Cina, rakyat kami akan menuntut untuk membalasnya. Tidak ada ruang bernegoisasi,” lanjutnya.

Sebelumnya, ujar Senator Ted Cruz, beberapa anggota Kongres disurati oleh konsulat Cina yang meminta mereka tidak bertemu dengan Tsai.

“Republik Rakyat Cina mesti paham bahwa di Amerika kami menentukan sendiri keputusan bertemu dengan para tamu atas keinginan kami sendiri,” kata Cruz.

“Ini bukan menyangkut RRC. Ini menyangkut hubungan AS dengan Taiwan, sekutu yang secara legal kita terikat untuk membelanya,” pungkas Cruz []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here