Ciputra Grup Pilih Icon Singapura Ketimbang Icon Budaya Lokal di Citraland Surabaya

0
824

Nusantara.news, Surabaya – Jawa Timur (Jatim) memiliki banyak peninggalan bersejarah. Salah satunya adalah Kerajaan Singosari yang merupakan cikal bakal Kerajaan Majapahit yang tersohor sekaligus simbol kebesaran nusantara yang wilayahnya sampai ke Madagaskar.

Di tengah terpuruknya Indonesia dalam percaturan perdagangan internasional saat ini, simbol simbol kebesaran nusantara itu dapat menginspirasi jika dimunculkan dalam simbol simbol fasilitas perkotaan atau fasilitas umum lainnya. Sayangnya, simbol simbol kebesaran tersebut dibiarkan tak ubahnya batu nisan. Sejumlah perumahan mewah di Surabaya malah memilih menggunakan simbol simbol asing. Salah satunya adalah perumahan mewah, Citraland di Surabaya yang menjadikan ikon singa khas Singapura sebagai icon.

Mantan Ketua Komisi D DPRD Surabaya Baktiono pernah menyoal juga keberadaan  patung Merlion yang dibangun setinggi 8,6 meter dan beratnya 70 ton dan menjadi simbol Little Singapura in Ciputra.

Politisi yang kini menjabat anggota Komisi B DPRD Surabaya ini mengimbau Walikota Tri Rismaharini memberikan perhatian terhadap penggunaan simbol simbol asing tersebut, misalnya dengan memberikan batasan buat pengembang untuk lebih mengedepankan budaya Suroboyoan maupun identitas Surabaya yang terkenal sebagai kota pahlawan dibanding simbol simbol asing.

“Menurut saya tidak ada salahnya walikota memberikan imbauan. Saya yakin keuntungan mereka tidak berkurang seandainya perumahan mewah seperti Citraland menggunakan simbol simbol khas Surabaya, atau Jatim, atau simbol simbol khas Indonesia lainnya,” tegasnya kepada Nusantara.news di Surabaya, Senin (24/1/2017).

Ditambahkan, walikota atau bupati di Jatim seharusnya peka dengan simbol simbol khas Jatim itu. “Melalui simbol simbol itu, rakyat akan terinspirasi dan secara perlahan mengembangkan gagasan gagasan menuju kejayaan Indonesia seperti jaman Majapahit,” katanya.

Baktiono menegaskan, pembangunan itu adalah urusan budaya. Salah satunya adalah  penonjolan simbol simbol itu tadi. Simbol simbol itu akan melahirkan gagasan dan karsa.

“Percuma bangunan mewah dan dapat penghargaan, tapi kita tidak mengerti atau malah merasa terasing melihatnya,” sindir Baktiono.

Baktiono berjanji, wakil rakyat akan minta kepada Pemerintah Surabaya untuk tetap menjaga dan terus menumbuhkembangkan nilai-nilai nasionalisme melalui berbagai peristiwa demi generasi mendatang. “Kalau ada patung singa, yang merupakan simbol Singapura yang dijadikan icon perumahan tertentu seperti di Citraland, seharusnya harus ada juga patung pejuang misalnya Patung Bung Tomo yang merupakan simbol pejuang kemerdekaan Indonesia di Surabaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT Ciputra Surya Tbk Sutoto Jacobus mengakui Citraland yang ia bangun menggunakan ikon Singapura. Ia beralasan Singapura merupakan sumber inspirasi perkembangan kota yang bersih, hijau dan modern.

“Konsep itu terlepas dari konsep nasionalisme. Kami mengedepankan sebuah konsep sebuah kota yang bersih, hijau dan modern. Bukan Citraland saja yang menggunakan ikon asing. Tapi PT Pakuwon Jati juga melakukan hal sama. Pakuwon kan juga tidak ada ikon pahlawan atau ikon kota Surabaya,” kata Sutoto dikonfirmasi terpisah. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here