Deklarasi Poros Koalisi Harapan Pembangunan Kota Malang Kantongi 22 Kursi Parlemen

0
59
Deklarasi Koalisi Harapan Pembangunan, Yaqud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi (Foto: Rahmat M Prayoga-MalangTODAY)

Nusantara.news, Kota Malang – Poros Koalisi Harapan Pembangunan menggelar deklarasi Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban dan H. Achmad Wanedi di Jalan Bundaran Simpang Balapan, Kota Malang, Rabu (10/1/2017).

Tak ketinggalan juga turut hadir perwakilan partai pengusung dari calon pasangan tersebut dari Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hanura, Nasional Demokrat (NasDem) membacakan surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Seperti yang diketahui pasangan Nanda-Wanedi diusung oleh koalisi besar yang berhasil meraup dukungan 5 partai besar dengan mengumpulkan 22 kursi di legislatif daerah. Jumlah tersebut terdiri dari  PDI-P (11 kursi), PAN (4 kursi), Partai Hanura (3 kursi) PPP (3 kursi) dan Partai NasDem (1 kursi). Jika dihitung kasar kalkulasi poitik Nanda-Wanedi yang akan meraih kememnangan.

Namun, hal tersebut tidak sealu mutlak, tergantung dari situasi dan kondisi di lapangan di kemudian hari. Mengingat masyarakat Kota Malang merupaka masyarakat yang rasional, dengan memilih berdasar visi, misi, gambaran, harapan dan program yang jelas.

Poros Koalisi Harapan Pembangunan tersebut memiliki jargon Menawan (Menangkan Nanda – Wanedi). Setelah deklarasi poros koalisi, Nanda memberikan orasi politik, dimana menginginkan Kota Malang ke depan lebih baik dan tertata jika masyarakat memberikan amanat kepadanya.

“Hari ini saya dan saudara Wanedi berniat mendidikasikan diri untuk seluruh masyakat kota Malang kedepan. Saya ingin menata kota Malang bersama sama, dan kota ini harus lebih baik dari hari ini, Ayo Noto Malang!” pekiknya.

Tak lupa pihaknya juga mengungkapkan terima kasih kepada ribuan massa yang akan mengantar ke KPU, baik dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Sebenarnya kami sudah membatasi agar massa yang datang tidak terlalu berlebihan. Akan tetapi masyarakat selalu datang dan datang untuk memberikan dukungan kepada kami. Untuk itu kami mohon maaf apabila (arak-arakan) ini akan menimbulkan kemacetan,” paparnya.

Setelah deklarasi, Nanda-Wanedi diarak naik truk trailer terbuka, dengan diantarkan ribuan kader partai pendukung dan simpatisan menuju ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Malang untuk mendaftarkan diri secara resmi sebagai pasangan calon Walikota dan calon Wakil Walikota Malang. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here