Demi Dukungan, Gus Ipul Hadiri Acara Golkar Meski tak Diundang

0
207
Nusantara.news, SurabayaNever say died. Itulah kata yang pas untuk menggambarkan gerilya politik Saifullah Yusuf demi mendapat rekom untuk maju bursa Calon Gubernur (Cagub) di Pilkada Jawa Timur. Maklum sampai detik ini belum ada partai yang siap mengusungnya. Meski tak diundang dalam acara pelantikan pengurus DPD Partai Golkar dan AMPG Jatim, Saifullah nekad hadir.

Kedatangannya membuat jajaran Partai Golkar Jatim kaget. Karena datang terlambat, Gus Ipul sempat tak mendapatkan tempat duduk. Namun panitia tetap memberikan kursi paling depan, meski posisinya jauh dari Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan Gubernur Soekarwo.

Soekarwo yang mengetahui wakilnya datang terlambat langsung menyebut Gus Ipul dalam kata sambutannya. “Yang terhormat, Wakil Gubernur Gus Ipul, meski tak diundang, tapi yang penting hadir di acara Golkar. Nggak apa-apa hadir, soalnya mau maju di Pilgub Jatim sebagai Cagub Jatim,” gurau Soekarwo dalam sambutannya di pelantikan DPD Golkar dan AMPG Jatim pekan lalu. Tak pelak lagi guyonan itu membuat hadirin tertawa.

Seperti diketahui bahwa gerilya politik Gus Ipul untuk mendapatkan rekomendasi politik maju di Pilgub Jatim sangat terasa sekali. Tak hanya ke Partai Golkar, Gus Ipul juga sedang mengincar rekom politik dari PDIP.

Tak hanya Soekarwo yang kaget dengan kedatangan Gus Ipul. Setya Novanto yang sebelumnya tak mengetahui kedatangan Wakil Gubernur juga terkejut. Dalam sambutannya, Setya Novanto juga menyebut nama Saifullah beberapa kali, seperti hendak berusaha agar sang tamu tidak salah tingkah.

Bahkan dalam sambutannya, Novanto menyatakan akan mendukung Cagub dari kalangan NU. Namun dia tidak menjelaskan siapa yang dimaksud dan yang akan mendapat rekomendasi politik dari Partai Golkar. Namun dua kader NU yang kini bersaing ketat untuk menuju Jatim 1 adalah Mensos Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf.

“Partai Golkar tidak ragu-ragu lagi mendukung Calon Gubernur Jatim dari NU dalam Pilkada Jatim 2018 mendatang. Pasalnya, mayoritas penduduk Jatim adalah kalangan NU, tapi sampai sekarang gubernurnya belum pernah dari NU. Nah, saya berharap kader NU bisa menjadi gubernur Jatim,” jelas Setnov.

Siapa kader NU yang bakal diusung Golkar, Setnov juga belum memberikan sinyal kuat. Maklum. Namun, dia sempat menyebut ada dua nama tokoh NU yang selama ini ramai diberitakan akan maju dalam Pilkada Jatim 2018, yaitu Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf. “Berdasar survei keduanya memiliki elektabilitas tinggi. Mudah-mudahan hasil survei ini dapat terus dipertahankan hingga menjelang Pilkada Jatim,” ungkapnya.

Dikonfirmasi seusai acara, Saifullah tak membantah kalau dirinya tidak diundang dan sengaja datang dengan inisiatif sendiri. Menurutnya, tidak ada salahnya datang untuk silaturahim.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu DPD Golkar Jatim, Aan Ainur Rofik menyatakan, Golkar masih melakukan survei calon gubernur yang pas untuk diusung. Menurutnya dua kader NU saat ini yaitu Khofifah dan Gus Ipul berdasarkan survei menjadi dua figur yang dianggap pantas. “Kan semua masih menunggu, dan keputusannya berada di DPP Golkar,” jelasnya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here