Dengan Dana Rp26 Miliar, Perbaikan Jalan Kalianak – Surabaya Dimulai

0
118

Nusantara.news, Surabaya – Setelah banyak mendapat kritik dan keluhan soal kualitas jalan nasional  yang rusak, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII segera memulai perbaikan. Pekerjaan itu diawali pembuatan saluran air, dengan memasang box culvert di sepanjang Jalan Kalianak Surabaya. Setelah saluran air selesai, dilanjutkan dengan pengecoran dan pengaspalan badan jalan.

Kepala Satuan Kerja PJN Metropolitan I Surabaya, Yudi Windargo mengatakan, di jalur Jalan Kalianak pada titik 51 ke arah Gresik maupun ke arah Jalan Demak Surabaya memang belum tersedia saluran air. “Di jalur tersebut akan ditanam box culvert ukuran kecil, di kanan dan kiri jalan untuk saluran air,” kata Yudi.

Pelaksana pekerjaan tersebut dilakukan oleh PT Modern Makmur Mandiri dengan biaya dari APBN sebesar Rp26 miliar. Pekerjaan saluran air dilakukan sepanjang 200 meter mulai titik 51 buangan air yang disalurkan ke sungai Jembatan Kalianak agar tidak akan ada genangan air di badan jalan.

“Pelaksanaan akan dimulai Maret 2017, dan pemasangan saluran air akan dilakukan malam hari.   Diharapkan selesai sekitar 25 hari,” jelasnya. Ditambahkan, setelah dilakukan pembuatan saluran air pihak BBPJN baru akan melakukan perbaikan badan jalan di Kalianak, waktunya sekitar 40 hari.

Sementara, guna kelancaran pekerjaan dan mengantisipasi kemacetan, dilakukan koordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, juga Organda.

Sebelumnya, di ruas Jalan Kalianak menuju ke arah Gresik atau sebaliknya dari Gresik mengarah ke Surabaya, dalam kondisi rusak berat. Volume kendaraan pun selalu padat setiap hari di jalur ini, khususnya truk. Sejak lama, dari Jalan Demak ke arah barat, terutama di sisi kanan dan kiri jalan, tidak terdapat saluran air. Saat hujan pasti terjadi genangan yang mempercepat kerusakan jalan. Akibatnya, tak sedikit pengendara khususnya roda dua terperosok lubang dan jatuh.

Untuk diketahui, Jalan Kalianak adalah satu-satunya akses jalan bawah selain tol dari Surabaya menuju ke wilayah Gresik atau sebaliknya. Tentunya, setelah pembuatan saluran air serta perbaikan jalan, hal penting yang tidak boleh diabaikan adalah merawat saluran pembuagan air ke sungai. Untuk itu  diantisipasi agar tidak sampai terjadi genangan air yang bisa mempercepat kerusakan jalan, perlu menjadi perhatian. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here