Dewan desak Pemprov Jatim Benahi Sektor Pendidikan dan Kesehatan

0
95

Nusantara.news, Surabaya – Tingkat kesejahteraan dan pendidikan warga Jawa Timur belum merata. Indikasinya adalah masih banyaknya sekolah-sekolah dan rumah sakit yang fasilitasnya jauh dari memadahi.

Demikian kesimpulan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur sebagaimana diungkap Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Muhammad Bin Mu’afi kepada wartawan, di kantornya, Surabaya (22/2) siang.

Daerah tertinggal yang dimaksud Muhammad antara lain beberapa sekolah khususnya di Sampang, Madura yang fasilitasnya masih sangat menyedihkan. Sedangkan di sektor kesehatan, terbukti  keberadaan Rumah Sakit setingkat Type C tepatnya di Desa Sukobanah Kabupaten Sampang hingga kini masih belum ada.

”Bisa dibayangkan masyarakat Sampang jika mau menuju ke Rumah Sakit Type C saja mereka harus menempuh perjalanan hingga 8 km untuk mendapatkan penanganan medis, apalagi setingkat rumah sakit type B,” terang Pria yang akrab disapa Gus Mamak ini kepada wartawan, Rabu (22/2/2017).

Sektor pendidikan, politisi asal Fraksi Golkar ini juga menyebut bahwa dunia pendidikan di Sampang kurang bagus, terbukti beberapa bangunan sekolah dari tingat Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah menengah Pertama dan Atas ( SMP dan SMA) maupun Perguruan Tinggi masih belum layak.

“Disana justru banyak dijumpai pembagunan Pondok Pesantren dan pembangunan itupun dibiayai atas bantuan swadaya masyarakat dan para Kyai,” ucap Gus Mamak yang juga ketua Yayasan di salah satu Pondok Pesantren terbesar di Kabupaten Sampang.

Diakui pria asli kelahiran Sampang tersebut bahwa untuk pembangunan di wilayah utara dan tengah Jawa Timur memang masih kalah dengan pembangunan di wilayah  selatan, akan tetapi itu bukan menjadi patokan  pembangunan di Jawa Timur  menjadi maju.

Maka itu dirinya mendesak pada Pemprov Jatim untuk segera melakukan pembangunan di Kabupaten Sampang khususnya sektor pendidikan dan kesehatan agar masyarakat disana bisa merasakan dan mendapatkan penanganan kesehatan lebih baik.

Sehingga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh dalam memperoleh tindakan medis, begitu pula untuk sektor pendidikan generasi bangsa di sana agar bisa mengenyam pendidikan lebih baik seperti anak-anak lainnya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here