Di Jatim Harga Cabai Terus Naik

0
70

Nusantara.news, Surabaya – Di Jawa Timur, sampai hari ini harga cabai masih selangit, mahal. Meski Jawa Timur dikenal sebagai penghasil hortikultura tertinggi, namun kali ini gagal menormalkan harga cabai. Hingga tiga bulan ini, warga Jawa Timur utamanya ibu rumah tangga terus menjerit lantaran harga cabai masih diatas Rp100 ribu per kilogram. Sangat fantastis karena di kala normal harganya dikisaran Rp30 hingga Rp40 ribu.

Di Pasar Keputran, misalnya, harga cabai melejit sampai Rp119.851 per kilogram. Harga itu menjadi Rp130 hingga Rp140 ribu per kilogram jika dibeli di pasar-pasar kecil. Bahkan, untuk harga eceran, ibu-ibu sedikitnya harus mengeluarkan uang Rp7.500 untuk segenggam cabai.

“Harga cabai masih mahal, 130 ribu per kg bisa lebih. Untuk beli eceran, minimal 7500 rupiah, padahal dulu 2 ribu sudah bisa,” kata Endang Sulastri, warga Jalan Keputran Kejambon, Surabaya, Kamis (9/2/2017).

Merespon meroketnya harga cabai, Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Jawa Timur, Benny Sampir Wanto mengatakan, produksi cabai di Januari 2017 hanya tujuh ton. Itu tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar.

“Tapi pada awal Maret sudah musim panen. Jika pada Januari hanya tujuh ton, pada bulan Maret nanti ada 25 ribu ton. Kenaikan produksi itu terjadi karena bertambahnya luas panen,” kata Benny. Ditambahkan, Januari lalu luas panennya hanya di areal 2.129 hektare, sementara di akhir Pebruari hingga Maret luasnya bisa mencapai 6.414 hektare.

Sementara itu, di bulan Maret hingga April luas panen mencapai 7.344 hektare. Pada titik ini panen raya akan terjadi, karena stok cabai cukup melimpah.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim telah melakukan beberapa upaya untuk menstabilkan harga. Di sisi lain, akibat melonjaknya harga cabai sejak November 2016, juga ikut mengerek inflasi di Jawa Timur.

Pada Januari 2017, Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 1,52 persen. Penyumbang terbesar inflasi adalah komoditas cabai rawit. Disperindag Jawa Timur juga telah mengimpor cabai dari luar provinsi, yakni dari Gorontalo. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here