Di Pilgub Jatim, Golkar Masih Kuatkan Survei Calon

0
121

Nusantara.news, Surabaya – Meski nama Saifullah Yusuf dipastikan maju sebagai bakal calon Gubernur di Pilgub Jawa Timur melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur, Partai Golkar hingga saat ini belum mengambil sikap menentukan siapa yang akan didukung. Ikut mendukung Saifullah Yusuf atau ada calon lain? Posisi Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf dipastikan sebagai jago menggantikan Abdul Halim Iskandar dengan tagline Holopis Kuntul Baris untuk maju di pemilihan Gubernur Jawa Timur.

Menanggapi itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto menegaskan soal pilihan dan dukungan di Pilgub Jawa Timur, pihaknya menyebut Golkar masih akan melakukan survei, siapa yang layak diusung oleh Golkar, dan dipastikan Golkar akan mengikuti partai pemenang.

“Pada prinsipnya Partai Golkar masih terus melakukan survei, dan ingin berkoalisi dengan partai yang menang,” tegas Setya Novanto usai bersilahturrahmi dengan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Gresik, Jawa Timur di Pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (1/6).

Menurut Setya Novanto, Partai Golkar akan melihat perkembangan dan dinamika politik yang bergulir di Jawa Timur, dan akan terus memantau survei serta mengamati setiap perkembangan yang terjadi. Golkar juga akan selektif menjatuhkan pilihan dan dukungan untuk calon yang diusung di Pilgub Jawa Timur, 2018 mendatang.

Partai Golkar, lanjut Setya Novanto, baik di DPP maupun DPD Jawa Timur sepakat akan memilih kader terbaik yang bisa diandalkan untuk berkompetisi di Pilgub Jawa Timur.

Dan, Partai Golkar akan menjaring kader yang terbaik. Dengan harapan, setelah terpilih nanti bisa memberikan yang terbaik bagi kemajuan masyarakat Jawa Timur secara merata.

“Partai Golkar masih terus melihat perkembangan dengan dilakukan survei, untuk melihat kader yang terbaik, berpotensi untuk menang, dan tentunya memberikan yang terbaik kepada masyarakat Jawa Timur,” tegasnya.

Untuk diketahui, untuk persiapan maju di Pilgub Jawa Timur nama Gus Ipul telah mengerucut dan dipastikan maju sebagai bakal calon dari PKB. Kemarin, dengan diantar langsung oleh Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar dan elemen partai, Gus Ipul dan Abdul Halim Iskandar menemui Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo. Setelah itu dilanjutkan bertandang ke markas PDI Perjuangan Jawa Timur di Jalan Kendangsari Industri Surabaya. Kedatangan petinggi PKB yang juga Ketua DPRD Jawa Timur tersebut diterima oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi dan Sekretaris Sri Untari.

Sementara, hingga saat ini sejumlah nama terus disebut-sebut punya potensi dan kuat untuk digadang maju di Pilgub Jawa Timur. Selain ada Gus Ipul, nama tokoh tenar lainnya, ada Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini, Hasan Aminudin, Abdullah Azwar Anas, Budi “Kanang” Sulistyono dan Bupati Ngawi Budi Sulistyono, yang dinilai layak untuk pemimpin Jawa Timur.

“Ada beberapa nama alumni PA GMNI yang layak, salah satunya Pak Kanang,” ujar Ketua DPD PA GMNI Jawa Timur Nurwiyatno.

Nama lainnya yang juga disebut-sebut punya potensi adalah mantan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Maskur, serta Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi, Ketua DPD PDI Perjuangan, Kusnadi.

Terkait maraknya nama-nama yang dinilai kuat untuk maju di Pilgub Jawa Timur, DPD PA GMNI Jawa Timur punya kriteria kalau calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, sesuai dengan hasil diskusi dan telaah yang dilakukan internal GMNI Jawa Timur, yakni bisa menjaga kesinambungan pemerintahan daerah, dan menjaga kondusifitas.

“Kriterianya harus dapat menjaga kesinambungan pemerintahan daerah yang telah baik dan kondusif, seperti sekarang ini,” ujar Ketua DPD PA GMNI Jawa Timur Nurwiyatno.

Menurutnya, dibawah kepemimpinan Pakde Karwo yang juga alumni GMNI, Provinsi Jawa Timur mengalami kemajuan pesat, baik di bidang politik, ekonomi maupun budaya.

“Beliau berhasil membawa Jatim menjadi lebih baik, termasuk sebagai pengemban ideologi Bung Karno dengan konsep Tri Sakti nya,” tegasnya.

Tidak berlebihan, kepemimpinan lima tahun kedepan adalah figur pemimpin yang mewarisi kinerja seperti yang dilakukan Soekarwo, populis dan pro rakyat. Meneruskan program Pakde Karwo, bekerja keras untuk rakyat dan memajuka seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur menjadi lebih baik dari saat ini.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here