Dikabarkan Diberi Rekomendasi Demokrat Golkar, Sutiaji: Kita Lihat Nanti!

0
132
Wakil Walikota Malang, Sutiaji (Sumber: Pipit Anggraeni/MalangTODAY)

Nusantara.news, Kota Malang – Jelang detik akhir pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Malang di Pilkada 2018, dinamika politik yang berkembang kian mulai panas. Persiapan tinggal landas sudah dilakukan oleh beberapa partai yang mengikuti helatan tersebut.

Wakil Walikota Malang, Sutiaji yang akan digadang-gadangkan maju untuk menantang sang petahana Walikota Malang juga mulai naik namanya di beberapa partai. Kabarnya dirinya akan diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Golkar.

Berdasarkan informasi yang berkembang, kabarnya Wakil Walikota Malang, Sutiaji akan digandengkan dengan Sofyan Edy Jarwoko (Bung Edy) untuk menjadi bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Malang yang diusung oleh Partai Demokrat dan partai Golkar.

Namun, Ketua DPD Partai Golkar Kota malang, Sofyan Edy Jarwoko menjelaskan bahwa pihaknya belum memastikan hal dan kabar yang beredar dengan cepat di masyarakat tersebut.

“Untuk ihwal itu, ditunggu saja dengan sabar, namanya juga politik dinamis, ditambah kebutuhan dan persepsi setiap partai berbeda. Oleh karenanya nanti ada suatu waktu atau momen dimana saatnya Golkar akan menyampaikan,” kata pria yang akrab disapa Bung Edy.

Senada dengan Bung Edy, Ketua DPC Partai Demokrat Arif Dharmawan, menanggapai isu yang beredar terkait terbentuknya poros koalisi Partai Golkar dan Partai Demokrat yang  mengusung Sutiaji dan Bung Edy koalisi tersebut.

“Belum mas, kan belum ada rekomendasi dan belum deklarasi sikap dari partai,” jelasnya.

Ia juga meminta untuk para masyarakat dan media menunggu langkah partai Demokrat jelang akhir tanggal pendaftaran calon Walikota ke KPU. “Tunggu saja tanggal 8 sampai 10 Januari ini detik-detik akhir kami akan merapat ke salah satu poros atau membentuk poros baru, ini juga menunggu saran dan pertimbangan Ulama dan Kyai di Kota Malang,” pungkas dia.

Sebelumnya, Wakil Walikota Malang, Sutiaji mendaftar sebagai bakal calon walikota (Bacawali) ke DPP PDI Perjuangan, bahkan ia sudah sampai pada tahap Fit and Proper Test, semuanya tinggal menunggu keputusan dari pihak partai yang akan menentukan.

Sementara itu, semakin mendekati hari pendaftaran calon PDI-P semakin rekat dengan Poros Koalisi Harapan Pembangunanyang mengusung, Ya’qud Ananda Gudban menjadi calon Walikota Malang.

Haluan Kuat PDI-P ke Nanda

Haluan dan sinyal dukungan PDI-P merapat ke Ya’qud Ananda Gudban, dibeberkan oleh Wakil Ketua DPC PDIP Kota Malang I Made Rian membenarkan kabar yang telah beredar terkait isu yang menguat PDIP akan berikan rekom kepada Nanda dan Wanedi  “Benar, rekom keluar untuk Nanda dan Wanedi,” terangnya, Kamis (28/12/2017) lalu.

Namun, hal tersebut baru sekedar lisan dan secara tertulis dan sikap partai secara resmi hingga saat ini belum turun dan memunculkan nama dan sikap dari PDI-P. Sementara itu, di kalangan masyarakat berhembus kuat nama Nanda dan Wanedi untuk Kota Malang.

Haluan dukungan tersebut menjadi semakin kuat  dengan ditemukannya propaganda kampanye lagu yang yang mengandung lirik dukungan terhadap pasangan Ya’qud Ananda Gudban – Ahmad Wanedi viral dan tersebar di media sosial seperti sejumlah grup WhatsApp Messenger.

Lagu tersebut merupakan modifikasi lagu yang dipopulerkan oleh Jamal Mirdad, yang berjudul ‘Yang Penting Happy’.

Perlu diketahui, bahwa Ya’qud Ananda Gudban merupakan Ketua DPC Prtai Hanura Kota Malang, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, sedangkan Ahmad Wanedi merupakan salah satu Sekretaris Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (ASPEKINDO) Provinsi Jatim, ia juga pernah menjadi Wakil Ketua DPC PDI P pada masa ketuanya dijabat oleh mantan walikota Malang Peni Suparto.

Sutiaji Tetap Optimis

Melihat fenomena dimana  beberapa partai sudah memanaskan mesin politik dan poros koalisi, Wakil Walikota Malang, Sutiaji tidak gentar dan tetap optimis untuk berpartisipasi dalam Pilkada Kota Malang 2018.

Sutiaji, sendiri menegaskan hingga saat ini belum menerima rekomendasi dari partai mana pun. Namun, ia tetap optimis. “Saya masih optimis maju, Pilkada, masih ada waktu, semuanya belum berakhir. Saya minta rekan-rekan sabar dan minta doanya,” tegas Sutiaji, kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa masih ada harapan dan waktu di beberapa hari mendekati penutupan pedaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Malang “masih ada harapan, semua masih memiliki kesempatan yang sama, jadi sabar dulu, kan sampai saat ini juga belum ada calon yang mendapatkan rekom,” kata Sutiaji.

Ditanyakan mengenai dirinya akan diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Golkar yang disandingkan dengan Sofyan Edy Jarwoko sebagai Calon Wakil Walikota Malang, pihaknya sedikit mengelak dan mencoba menutupi. “Tunggu saja nanti tanggal 10 Januari, yakni injury time pendaftaran ke KPU,” kilahnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here