Disnaker Jatim Klaim Angka Pengangguran Turun

0
96

Nusantara.news, Kabupaten Malang – Jumlah tenaga kerja baru yang setiap tahun semakin bertambah, apabila tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja akan menimbulkan permasalahan baru di masyarakat. Hal ini yang kemudian menjadi PR untuk semua pihak agar tenaga kerja mampu terserap dalam kegiatan produksi untuk menghasilkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan ekonomi dan hidupnya.

Tak lupa juga angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh beberapa perusahaan, yang kemudian menciptakan pengangguran baru dan hal tersebut menekan angka pengangguran semakin meningkat.

Sumber: BPS Jatim, Data Terakhir Persentase Tingkat Pengangguran Terbuka

Dalam agenda Pembukaan Pelatihan Persiapan Kerja bagi Angkatan Kerja Tahun 2017, yang digelar di Balai Unit Pelatihan Teknis (UPT) Pelatihan Kerja Singosari, Kabupaten Malang ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Abdul Malik dan Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Provinsi Jawa Timur, Suhartoyo

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Provinsi Jawa Timur, Suhartoyo, dalam sambutannya mengatakan dengan adanya pelatihan ketenagakerjaan, para calon tenaga kerja baru akan lebih siap dan termotivasi dalam menghadapi dunia kerja.

“Saya berharap para calon tenaga kerja baru dapat menguasai baik soft skiil maupun hard skill tentang ketenagakerjaan sehingga mereka mampu dengan kesiapannya saat bekerja,” tutur Hartoyo Selasa (11/04/2017)

Ia menambahkan penjelasannya bahwa kini Disnaker Jawa Timur sendiri saat ini sangat gencar melakukan pelatihan-pelatihan ketenagakerjaan. Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi jumlah pengangguran yang masih cukup tinggi. “Saat ini jumlah pengangguran di Jawa Timur telah mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Namun penjelasan tersebut bertolak belakang dengan beberapa data dan informasi yang dihimpun oleh pihak Nusantara.news. Merujuk pada penjelasan data terakhir dalam website Badan Pusat Statistik Jawa Timur (BPS), bahwa angka pengangguran Jawa Timur secara persentase naik bertahap dari tahun 2014 sebesar 4.19 persen menjadi  4.47 persen di tahun 2015, dengan jumlah angkatan kerja 20.149.998 juta jiwa, apabila angka angkatan kerja terus naik sedangkan tingkat persentasi masih tinggi maka secara tidak langsun akan memperlebar jurang kemiskinan. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here