Data Penerima Belum Valid

Distribusi Raskin di Situbondo Ditangguhkan

0
208

Nusantara.news, Situbondo – Penerima beras miskin (raskin) di Kabupaten Situbondo harus bersabar. Proses distribusi raskin dihentikan sementara oleh Pemerintah Daerah. Penyebabnya adalah belum validnya data penerima beras tersebut di seluruh wilayah Situbondo.

Sebenarnya Pemkab telah melakukan konsultasi dengan Pemprov Jawa Timur tentang validasi data penerima. Akan tetapi sampai saat ini belum ada jawaban dari Pemprov.

“Pemkab tidak berani mendistribusikan bantuan raskin, sebelum  ada kepastian data penerima. Bantuan  raskin yang belum bisa disalurkan sejak Januari, Pebruari dan Maret,” ungkap Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Situbondo, Sentot Sugiyono, Kamis (16/3/2017).

Sentot menyatakan, paling cepat distribusi beras  dilaksanakan awal bulan depan. Menurutnya data penerima raskin yang diberikan pusat masih belum memenuhi validasi, karena sebagian masyarakat miskin tidak tercakup di dalamnya.

“Saat ini masih dilakukan validasi data, mengingat pagu penerima raskin dari Pemerintah Pusat belum memenuhi seluruh jumlah  KPM atau Keluarga Penerima Manfaat.  Setiap masyarakat miskin, akan menerima bantuan raskin sebanyak 15 kilo gram,” ungkapnya.

Tahun ini warga miskin penerima bantuan raskin di Situbondo bertambah enam ribu orang.  Dengan demikian, jumlah warga miskin penerima meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2016 lalu, penerima raskin sebanyak 64 ribu orang. Sedangkan tahun ini meningkat menjadi 70 ribu orang. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here