DPC PKB Jember: Kami Penyeimbang Pemerintahan Bupati Faida

0
152

Nusantara.news, Jember – Jajaran pimpinan PKB Jember akan mengambil posisi sebagai penyeimbang dalam menyikapi hubungan antara Bupati Jember Faida dan pimpinan DPRD Kabupaten Jember yang agak kurang harmonis belakangan ini.

DPC PKB Jember menyarankan agar Bupati Faida lebih elastis dalam membangun komunikasi, untuk mencegah agar kegaduhan politik tidak mengganggu program pembangunan di Kabupaten Jember.

“Kalau bupati mau mengubah model komunikasi, insya Allah empat tahun ke depan Jember akan menjadi lebih baik. Tapi kalau model komunikasinya sama seperti tahun pertama, yakni mengesampingkan lembaga lain, khususnya lembaga legislatif, saya yakin setiap tahun akan muncul kegaduhan baru,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Jember Miftahul Ulum, Jum’at (18/2/2017).

Menurut Ulum, dalam menjalankan roda pemerintahan yang sehat dibutuhkan peran kontrol legislatif agar memunculkan kondisi obyektif. Dalam konteks ini, PKB memposisikan dirinya sebagai penyeimbang.

“Posisi penyeimbang itu bukan musuh. Itu rival berpikir, rival berdiskusi. Kalau memang masukannya baik, kenapa tidak dilaksanakan. Maka komunikasi itu penting. Tak ada hal-hal yang tak bisa dipecahkan dengan komunikasi. Semua masalah jika dikomunikasikan dengan baik, pasti ada jalan keluarnya,” ungkapnya.

Miftahul Ulum mengakui, partai yang tidak mendukung Faida dalam pemilu yang lalu memang jadi ganjalan komunikasi dengan bupati. “Tetapi kami memposisikan diri sebagai partner yang baik  dengan jajaran pemerintahan. Kalau Bupati Faida mau menyadari hal itu, saya yakin PKB akan menjadi partner yang baik, karena PKB tidak ewuh-pakewuh menyampaikan pendapat,” tutup Miftahul Ulum. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here