DPD Demokrat Jatim Siapkan Nama Bacagub Jatim 2018, Siapa Dia?

0
223

Nusantara.news, Surabaya –  – DPD Partai Demokrat Jawa Timur masih merahasiakan siapa calon gubernur yang diusung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018. Namun demikian Demokrat Jatim siap untuk memunculkan calon dari eksternal jika tidak ada calon dari internal partai.

Hal ini dikemukakan oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo, Jumat (10/3/2017). Ia menyatakan, partai berlambang Mercy ini juga siap untuk memunculkan nama dari luar partai di Pilgub Jatim 2018. Menurutnya, membangun Jawa Timur bukan pekerjaan mudah, dan oleh karenanya, harus ada kolaborasi antar partai.

“Saya sangat sepakat dengan konsep faksi Jatim, sehingga tak melulu harus satu partai yang mencalonkan. Dan yang terpenting adalah visi dan misi calon gubernur tentang bagaimana dan mau dibawa kemana Jatim ini. Sehingga frekuensinya bisa sama, sebab ngurus negara atau Jatim itu tak bisa sendirian atau satu partai saja,” jelas Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo.

Ditegaskan, pertimbangan utama perlunya mendukung faksi Jatim yakni adanya perubahan berkelanjutan di Jatim. Artinya, kita perlu mempertahankan sesuatu yang sudah baik dan mengambil sesuatu yang baru dan baik untuk diterapkan. “Ini seperti kaidah ushul fiqh yang terkenal di kalangan warga NU,” kata mantan Sekdapov Jatim ini.

Ia juga berharap kultur yang baik seperti itu perlu dijaga di Jatim. Bahkan Pakde mencontohkan, di Singapura mantan Presiden Lee Kwan Yew dijadikan sebagai penasehat presiden penggantinya. Sebaliknya di Filipina, presiden yang lama dipenjara oleh presiden yang baru. Begitu juga di Malaysia, PM yang lama memusuhi PM yang baru. “Mari kita bagun Jatim dengan kultur yang baik,” kata dia.

Di sisi lain, pihaknya juga tidak menginginkan para teknokrat terpecah belah saat Pilgub digelar.  Alasannya, teknokrat itu harus bisa jadi agen terhadap politik, bukan malah lari ke sana ke mari ke parpol untuk minta dukungan. “Tak ada gunanya teknokrat ikut berpolitik, sebab yang utama itu bagaimana bisa membangun profesionalitas yakni menguasai perencanaan,” kata dia. 

Pria yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur selama dua periode ini masih menunggu keputusan DPP Partai Demokrat siapa yang bakal diusung dalam Pilgub Jatim 2018 nanti. “Semua kan masih menunggu perintah pusat,” tambahnya.

Meski masih menunggu keputusan rapat internal Demokrat, namun DPD Demokrat Jatim sudah siap untuk menyetorkan 4 nama bakal calon gubernur yang kini ramai dibicarakan publik ke DPP karena diminta laporannya.

“Sampai saat ini masih dilakukan survei-survei dan penjaringan siapa yang pantas dan pas untuk diusung dalam Pilgub Jatim nanti. Hasilnya Insha Allah pada pertengahan atau akhir Maret ini sudah keluar siapa-siapa yang bakal direkom Demokrat,” ulasnya.

Soekarwo juga tak mengelak bahwa selain nama-nama  bacagub yang sudah populer, seperti Khofifah Indar Parawansa, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Abdul Halim Iskandar dan Tri Rismaharini, Demokrat Jatim juga memasukkan dua nama dari kader internal dan dua nama birokrat dari Pemprov Jatim.

Saat dikonfirmasi mengenai siapa calon kuat yang akan diusung di Pilgub Jatim 2018, orang nomor satu di lingkungan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur ini masih enggan untuk memberikan bocoran nama. “Ngak usah disebut namanya, khawatir gede ndase (besar kepala). Yang birokrat itu masih belum pensiun dan mantan kepala daerah,” katanya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here