DPRD Jember Kritisi Sikap Bupati Terkait Perda CSR

0
162

Nusantara.news, Jember – Dewan Jember mengkritisi sikap Bupati Faida terkait  dengan tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) tentang Corporate Social Responsibility  (CSR) yang telah disahkan pada tahun 2015.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaidi. Menurutnya,  bupati harus secepatnya membuat peraturan turunan agar program CSR perusahaan-perusahaan yang berdomisili di Jember dapat segera terlaksana.

“Informasi yang saya terima sampai sekarang, bupati tidak membuat aturan turunannya dalam bentuk Perbup. Akibatnya, peraturan ini tidak bisa terlaksana dengan baik. Sikap bupati tersebut memunculkan pertanyaan, kenapa tidak segera dibuat peraturan turunan?” tanya Ayub Junaidi, Selasa (21/2/2017).

Politisi dari Fraksi PKB tersebut meminta agar bupati segera fokus pada tanggung jawab kerja yang bersifat substansial. Menurutnya, persoalan peraturan turunan adalah hal yang penting karena berkaitan dengan aturan konstitusi dan perundangan yang berlaku. “Padahal jika dilaksanakan secara ideal, program CSR tersebut akan membawa kebaikan bagi Jember,” ungkap Ayub.

Dalam konteks keberadaan CSR di Jember, Ayub mendeskripsikan, jika CSR berjalan maka daerah akan mendapatkan tambahan anggaran untuk pembangunan daerah dan membantu masyarakat kecil.

“DPRD Jember sudah membuat perangkat peraturan untuk CSR tersebut, bupati tinggal membuat peraturan turunan dan menjalankanya. Tetapi sampai saat ini bupati tidak mengeksekusi peraturan yang telah dibuat DPRD. Bupati harus paham tugasnya dan berfikir tentang tanggung jawab yang harus diselesaikan,” terang Ayub. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here