DPRD Pertanyakan Efisiensi Anggaran HUT ke 103 Kota Malang

0
61

Nusantara.news, Kota Malang – Sekretariat DPRD akan menggelar kegiatan bertajuk ‘Pesta Rakyat Bersama’ dalam memperingati hari jadi ke-103 Kota Malang. Namun, gelaran tersebut menuai kritik dari kalangan internal.

Kegiatan tersebut terkesan mendadak dan seakan-akan dipaksakan. Beberapa fraksi dan komisi pun juga tidak dilibatkan dalam penggodokan gelaran ini.

Ketua Fraksi Gerindra Salamet mengaku tidak tahu akan diselenggarakannya acara itu. “Kami tidak tahu bagaimana proses awal perencanaan kegiatan itu. Fraksi tidak dilibatkan, sehingga kami tidak tahu,” akunya.

Padahal dalam proposal kegiatan tersebut disebutkan keikutsertaan berbagai institusi tinggi seperti Pemkot, DPRD, dan TNI/Polri.

Sementara itu petinggi Kota Malang pun merasa dicatut sebagai pelindung kegiatan, seperti Ketua DPRD Arief Wicaksono, Walikota HM Anton, Kapolres Malang Kota AKBP Decky Hendarsono dan lainnya. Di posisi penasihat terdapat nama Ketua Komisi C Bambang Sumarto. Sekretaris DPRD Kota Malang Bambang Suharijadi bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan.

Namun anehnya, saat dikonfirmasi, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Bambang Sumarto menyatakan bahwa pihaknya sebenarnya tidak ikut andil penuh dan belum tahu gelaran yang akan dilaksanakan Sekretariat DPRD itu. “Saya belum tahu detail, dan tidak dilibatkan dalam perencanaan, tahu-tahu panitia sudah terbentuk,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PAN, Mohan Katelu mengatakan bahwa, agenda seperti ini sebenarnya merupakan kegiatan pemkot dan agenda bersama yang rutin terselenggara dalam memperingati hari jadi Kota Malang. “Sebelumnya, seperti biasa agenda seperti ini dilakukan secara resmi oleh pemkot ,” kata Mohan kepada wartawan.

Pihaknya menambahkan, jika kegiatan bertujuan sama alangkah baiknya dilakukan efisiensi anggaran. “Coba untuk dipikirkan kembali terkait pengeluaran dana tersebut. Sebaiknya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat Kota Malang,” imbuhnya

Melihat hal tersebut pihaknya menilai, harusnya Pemkot dan DPRD merupakan bagian yang tidak terpisah, sehingga tidak perlu menggelar acara sendiri-sendiri.

Dalam proposal kegiatan yang dibuat tidak tercantum sumber dan besaran anggaran yang dialokasikan. Beberapa detail acara yang disebutkan dalam proposal antara lain adalah gerak jalan, ekspedisi Kartini, pengobatan gratis, serta hiburan. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here