Eddy Rumpoko Terancam Dipecat Jadi Kader PDIP

0
81
Eddy Rumpoko, Walikota Batu yang juga sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang

Nusantara.news, Kota Batu – Dugaan kasus korupsi pengadaan meubleair Pemerintah Kota Batu yang menyeret Walikota Batu, Eddy Rumpoko sebagai tersangka membuat suasana Kota Batu menjadi panas, ketika Walikota yang selama ini ia percayai tersandung kasus korupsi

Sebelumnya, Walikota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko ditangkap oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (16/9/2017) lalu di Rumah dinasnya.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini terjadi hanya beberapa bulan sebelum masa jabatannya berakhir pada 26 Desember 2017 nanti yang akan digantikan oleh istrinya sendiri Dewanti Rumpoko sebgaai Walikota Batu periode selanjutnya yakni 2017-2022.

Eddy Rumpoko yang merupakan salah satu kader PDIP sekaligus menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang disorot oleh berbagai pihak khususnya kalangan warga PDIP.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto akan memecat kadernya, Eddy Rumpoko, bila terbukti korupsi. Hasto menyatakan masih menunggu putusan hukum tetap. Seandainya terbukti, PDIP akan langsung memecatnya dari struktur kepengurusan.

“Kalau memang benar, partai tidak akan mentolerir penyalahgunaan wewenang demi kepentingan pribadi itu. Partai mendidik kadernya untuk membentuk peradaban politik yang bertujuan mencapai kemakmuran rakyat, bukan mencari keuntungan pribadi,” kata Hasto.

Setumpuk Permasalahan ER

Menjabat  dua periode menjadi walikota tidak hanya menyisakan prestasi namun ada beberapa catatan yang kemudian menjadi satu keganjalan dalam penjalanan pemerintahan yang dipimpin oleh Eddy Rumpoko.

Baca: Gurita Korupsi di Kota Batu dan Fenomena Kapitalisme Negara

Berikut data Malang Corruption Wacth (MCW) terkait dugaan kasus korupsi Eddy Rumpoko di Kota Batu.

Selain itu, Eddy Rumpoko juga pernah tersandung kasus dugaan ijazah palsu, saat pencalonan keduannya di Pilkada Kota Batu 2013,  yang membuat Eddy dan pasangannya, Punjul Santoso, bahkan sempat tidak lolos pencalonan oleh Komisi Pemilihan Umum. Setelah Polda Jatim menghentikan kasus tersebut, Eddy-Punjul diperbolehkan maju di Pilkada Kota Batu dan akhirya menang.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here