Electoral College Pastikan Trump Presiden AS

0
46

Nusantara.news, New York – Electoral College memastikan kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2017 dan dipastikan bakal memimpin negara adidaya itu empat tahun ke depan.

Kepastian kemenangan Trump yang diumumkan Senin 19 Desember 2016 itu mematahkan upaya mati-matian lawan politik Trump yang ingin menjegalnya dari pelantikan sebagai Presiden AS. Namun, Trump kini bakal melenggang ke Gedung Putih dengan langkah yang pasti.

Setelah satu setengah bulan Trump yang diusung Partai Republik meraih kemenangan mengejutkan atas lawannya Hillary Clinton dari Partai Demokrat, Trump memastikan melewati batas minimal 270 suara elektoral untuk memenangi Pemilu AS. Dengan demikian dia telah meratakan jalan sebagai pengganti Barack Obama pada 20 Januari 2017.

Segera saja setelah kemenangannya dipastikan dengan diumumkannya hasil Electoral College, Trump mengunggah cuitan di laman media sosialnya, twitter. “Kita berhasil” katanya. “Terima kasih kepada Anda semua wahai pendukung setiaku, kita resmi memenangkan Pemilu (kendati dihalangi oleh semua media yang sudah terdistorsi dan tidak akurat).”

Dalam kondisi normal Electoral College tidak begitu diperhatikan karena lebih dianggap sekadar sistem pemberi stempel belaka, karena para elektor pasti memilih kandidat yang paling populer di negara bagian yang diwakili mereka.

Namun pada Pemilu AS kali ini suasana panas kampanye, kepribadian provokatif Trump, dan keunggulan Hillary dalam selisih suara pemilih yang mencapai hampir tiga juta suara, telah membuat Electoral College lebih diperhatikan.

Electoral College tidak langsung memilih kandidat presiden, melainkan mendelegasikan kepada 538 elektor yang menerjemahkan suara terbanyak di masing-masing negara bagian yang mereka wakili.

Trump menang mutlak dengan suara elektoral mayoritas 306, demikian sebagaimana dilaporkan AFP.

Trump telah pasti bakal memimpin AS. Namun apakah dia akan memenuhi ucapan dan janjinya pada saat kampanye yang dinilai banyak kalangan akan membangkitkan populisme di Amerika? Tentu masih harus ditunggu.

Namun, dalam pernyataan yang dirilis timnya, Trump menyambut gembira kemenangan telaknya, sekaligus merangkul Demokrat yang berusaha menghalangi dia.

“Dengan langkah bersejarah ini kita bisa menatap ke depan demi masa depan cerah di depan. Saya akan bekerja keras mempersatukan negeri kita dan menjadi presiden untuk semua rakyat Amerika,” kata Trump. (imt/berbagai sumber)

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here