Emil Galakan Relawan untuk Ajak Generasi Muda Berpartisipasi dalam Politik

0
40
Emil Elestianto Dardak, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur (Foto: Lucky Aditya-VIVA)

Nusantara.news, Kota Malang – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak (Emil Dardak), pasangan dari Khofifah Indar Parawansa optimis bisa menggaet pemilih dari kalangan ‘Generasi Millenial’ (pemuda) dengan menggalakan relawan untuk terjun ke masyarakat dan komunitas-komunitas pemuda.

Di usianya yang tergolong muda untuk menjadi seorang bupati pada umumnya, merupakan representatif dari para pemimpin-pemimpin muda yang pernah ada. Seperti yang diketahui Emil Dardak menjadi Bupati Trenggalek di usia 30 Tahun, berpasangan dengan Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin) dengan usia 25 tahun. Keduanya mendapatkan rekor muri Bupati dan Wakil Bupati termuda se-indonesia.

Emil optimis untuk menggalakan partisipasi pemuda dalam politik mendatang. “Sudah menjadi hakikatnya pemuda sebagai penerus generasi bangsa untuk peduli terhadap apapun, baik politik, sosial, ekonomi untuk kemajuan bangsa,” jelas dia kepada wartawan saat di Kota Malang, (28/1/2017).

Generasi pemuda kini merupakan generasi yang sangat melek teknologi, sudah seharusnya berkontribusi kepada negara meskipun tidak menjadi pekerja di perusahaan atau pemerintahan, dengan cara berpartisipasi aktif dalam segala hal pembangunan yang melibatkan masyarakat. Baik pembangunan sosial, ekonomi maupun politik.

Ia menjelaskan terkait partisipai pembangunan di bidang politik salh satunya yakni turut aktif dalam pemilihan umum di setiap daerah. Karena hal tersebut nantinya yang akan menentukan pemimpin suatu negara untuk pembangunan negara.

Emil melihat fenomena generasi millenial kini dikenal sangat aktif dan ramai di media sosial, ternyata sepi saat di TPS. Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pemilih dari kelompok usia 17 tahun sampai 40 tahun saat saat ini mencapai 40 persen. Sebagian besar mereka adalah generasi milenial.

“Oleh karena itu betapa pentingnya elemen pemuda turut berpartisipasi aktif dalam politik, salah satunya yakni melalui pemilu disetiap daerah,” ujar pria yang juga Bupati Trenggalek ini.

Emil pun menggalakan beberapa relawan pendukungnya untuk mengugah dan mengajak para generasi millenial untuk berpartisipasi dalam pilkada medatang. Baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Clue-nya adalah bagaimana melihat Jawa Timur ke depan membutuhkan sosok pekerja keras yang sangat paham dengan akar rumput, dan pemuda yang mewakili generasi milenial itu bisa menjadi pegangan untuk relawan,” tegasnya.

Ia sangat berharap kepada relawan di seluruh Jawa Timur bisa menyentuh dan ‘mempromosikan’ pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di lokasi masing-masing. Pengenalan sosok siapa sajakah sosok calon dan juga disertai latarbelakangnya.

Ia menyebut rata-rata relawan yang dimiliki oleh Timnya kini di beberapa desa dan setiap kabupaten di Jawa Timur mencapai 200 desa. Emil pun berterimakasih kepada relawan karena akan membantu meberikan pendidikan politik di masyarakat khusunya generasi millenial.

“Saya sangat berterimakasih kepada para relawan. Kepada para relawan juga tentunya kami tekankan bagaimana berpolitik santun dan cerdas. Hal ini harus kami tekankan kepada relawan,” tegasnya.

Kedatangan Emil ke Kota Malang menghadiri peluncuran kelompok relawan Gerak Malang, serta pelatihan relawan kiai – santri pemenangan Khofifah – Emil.

Ketua Gerak Malang, Ghufron Marzuqi mengatakan Gerak Malang merupakan wadah berhimpunnya elemen masyarakat yang menginginkan perubahan bagi masyarakat Jawa Timur. Gerak Malang menilai duet Khofifah – Emil menjadi perpaduan serasi dan selaras.

“Pelatihan relawan ini juga mengawali ihtiar untuk memberi pemahaman akan tugas, fungsi dan tanggungjawab selain memberikan pendidikan politik ke masyarakat juga untuk memenangkan pasangan Ibu hofifah dan Mas Emil sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 – 2023,” ujar Ghufron.

Ia jug berharap dengan diselenggarakan pelatihan ini bisa menyamakan persepsi tentang pasangan calon Khofifah-Emil. “Untuk saat ini ada sembilan komunitas relawan yang mendukung Khofifah-Emil. Kami dipercaya sebagai pusatnya di Malang. Nanti semua difasilitasi dan dibawa ke pusat, astinya kami akan terus bergerak merangkul masyarakat,” tutupnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here