Frekuensi Sudah Cocok, Soekarwo Total Dukung Khofifah-Emil

0
151
Soekarwo “Saya tahu persis, Ibu Khofifah lebih hebat dari saya, dan sangat cocok sebagai Gubernur Jatim" (Foto: Tudji)

Nusantara.news, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo menyebut Khofifah Indar Parawansa adalah sosok yang cocok untuk menerima tongkat estafet kepemimpinan, menjadi Gubernur Jatim menggantikan dirinya setelah usai menjabat dua periode, dan segera berakhir.

Menilai Khofifah, Soekarwo mengaku tahu persis tentang sosok Khofifah dengan berbagai kemampuannya, termasuk soal Jatim. Bahkan, Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo juga melontarkan sejumlah pujian kepada Khofifah, dan tentu saja ungkapan langsung Soekarwo itu selain mengundang kagum juga langsung disikapi kalimat setuju dan derai tepuk tangan oleh undangan yang hadir.

“Saya tahu persis, Ibu Khofifah lebih hebat dari saya, dan sangat cocok sebagai Gubernur Jatim. Saya teringat saat mendampingi Bapak Presiden Joko Widodo di Madura. Sehari setelah ada badai gempa di Timika, dan ditelepon Pak Presiden, beliau (Khofifah) telah ada di sana (Timika),” puji Pakde Karwo saat menerima kehadiran Khofifah di kantor DPD Partai Demokrat Jatim, di Surabaya, Selasa (30/1/2018).

Baca juga: Artis Masih Tokcer Pendulang Suara di Pilgub Jatim 2018

Selanjutnya, dalam sambutannya Pakde Karwo menegaskan hubungan partainya (Demokrat) dengan Khofifah sudah clear, Partai Demokrat akan total dan sepenuh hati mengawal pasangan Khofifah-Emil menuju jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.

“Saya sebagai ketua Partai Demokrat dan sebagai pribadi frekuensinya sudah cocok, mendukung penuh dan total untuk kemenangan Ibu Khofifah dan Mas Emil mulai proses pemenangan sampai selesai. Banyak kelebihan dimiliki, Ibu Khofifah sangat paham dengan Jawa Timur dan saya tahu persis beliau serius dan sangat komitmen. Ini bukan hanya untuk kepentingan kemenangan semata tetapi untuk proses yang lebih besar,” tegas Pakde Karwo. lagi-lagi disambut tepuk tangan jajaran fungsionaris Partai Demokrat serta undangan yang hadir.

Rukun Guyub, Makan Nasi Pecel Bersama

“Soekarwo kembali menyebut Khofifah sebagai perempuan energik dan luar biasa. selain memahami Jawa Timur” (Foto: Tudji)

Kedatangan kali pertama bakal calon Gubernur Jatim Khofifah di DPD Demokrat Jatim di Jalan Kertajaya Surabaya itu disambut Pakde Karwo serta jajaran pengurus partai berlambang segitiga mercy lainnya. Ada Renville Antonio, Sekretaris DPD Demokrat Jatim yang juga Tim Pemenangan pasangan Khofifah-Emil, juga ada Kuswanto, serta jajaran Muda-Mudi Partai Demokrat, elemen wanita dan fungsionaris lainnya.

Sementara, ikut mendampingi rombongan Khofifah, selain sejumlah orang stafnya, juga ada Martono yang dikenal sebagai Penasehat Tim Pemenangan Khofifah-Emil, serta Ketua Tim Pemenangan pasangan Khofifah-Emil, Roziqi, dan juga ikut hadir Nyai Hj Machfudhoh, cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU)

Sebelum masuk ke materi acara, Khofifah bersama Pakde Karwo lebih dulu menyantap nasi pecel yang sudah disiapkan untuk makan siang. Dengan alas daun pisang mereka berdua tampak gayeng menikmatinya dan sesekali saling melontarkan kalimat obrolan, saling pandang dan melempar senyum.

“Acara ini memang tidak resmi karena hanya memenuhi permintaan tim pemenangan Khofifah-Emil untuk bertemu dengan Pakde Karwo secara pribadi dan jajaran Partai Demokrat Jatim. Sebagai Gubernur Jatim, memang kegiatan Pakde Karwo padat dan hari ini baru bisa menemui Ibu Khofifah, ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pencalonan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim dari Partai Demokrat,” terang Martono, mengawali kalimatnya pengantarnya.

Nawa Bhakti Satya, Tagline-nya ‘Kerja Bersama untuk Jatim Sejahtera’

Dari berbagai kesiapan yang telah dilakukan termasuk oleh timnya, Khofifah mengaku terus melakukan navigasi program. Selain dengan cermat dilakukan pemetakan menuju kemenangan, itu kemudian yang akan disampaikan di dalam penyampaian visi misinya, usai dikukuhkan sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, bersama Emil Elistianto Dardak.

Khofifah “Khofifah juga kagum kepada Pakde Karwo, ternyata banyak di antara program Nawa Cita sebagai pondasinya ternyata sudah banyak dilakukan dan dirintis oleh Pakde Karwo. Misalnya, saat kita ingin ada RS Jantung di Jatim, ternyata sudah disiapkan oleh Pakde Karwo bahkan tinggal meresmikan, tahun depan” (Foto: Tudji)

Perempuan kelahiran Surabaya itu kemudian mengurai, kalau masa kampanye tinggal dua pekan lagi karena itu pihaknya juga terus mengkondisikan seluruh energi yang dimiliki tim pemenangan partai pengusung, juga dari Partai Demokrat. Khofifah menegaskan, tim kerja untuk pemenangan tidak melakukan black campaign, karena itu justru akan menjadi Shadow Boxing.

Khofifah kemudian mengurai, jadwal masa kampanye di mulai 15 Februari. Sejauh ini pihaknya terus melakukan koordinasi dan merampungkan dengan berbagai pihak untuk pembagian kerja tim. Serta menyiapkan juru kampanye handal dari seluruh partai, termasuk semua bersinergi untuk memenangkan pasangan Khofifah-Emil.

Baca juga: Seribu Relawan Banyuwangi Dikukuhkan, Ikrar Menangkan Khofifah-Emil

“Saya akan terus merapikan kembali semua program, termasuk merampungkan dan terus dilakukan navigasi programnya. Setelah menang, kita akan rumuskan untuk menjadi draf RPJMD. Di dalam program itu kita rumuskan Nawa Bhakti Satya, yakni Sembilan Program yang kita baktikan untuk Jawa Timur supaya lebih mendapatkan kemuliaan. Di situ ada partnership di antara kita semua untuk membangun Jawa Timur lebih mulia. Mulia di mata masyarakatnya, mulia di mata bangsa-bangsa lain di dunia dan tentunya juga mulia di hadapan Allah SWT. Dengan tagline “Kerja Bersama untuk Jatim Sejahtera” urai Khofifah.

Dari jadwal yang ada, sehari sebelumnya dilakukan kampanye damai bersama. Dilanjutkan pada 13 Februari pelaksanaan pengambilan nomor urut pada 12 Februari, dan KPU Jatim akan mengumumkan penetapan pasangan calon yang maju di Pilgub Jatim 2018.

Nomor Berapun Tidak Penting, yang Penting Menang

Khofifah “Berapa pun nomornya yang penting menang, ya kan Pakde Karwo?

Menjawab pertanyaan wartawan soal naluri dan nomor berapa yang diidamkan, Khofifah dengan senyum mengatakan itu tidak penting, semua nomor urut baik.

“Berapa pun nomornya yang penting menang, ya kan Pakde? Kita juga melaporkan bahwa sudah memenuhi semua syarat yang ditentukan KPU Jatim, sehingga kami yakin lolos dalam penetapan pasangan calon,” tegas Khofifah disambut anggukan kepala Pakde Karwo.

Jika mendapat amanah memimpin Jatim, pihaknya akan melanjutkan kepemimpinan dan program yang dijalankan Pakde Karwo, yang telah banyak terjabarkan dengan apik untuk kemajuan Provinsi Jawa Timur. Pihaknya juga mengaku, banyak mendapat masukan terkait apa-apa saja termasuk peluang yang masih bisa digenjot dan mana saja yang tetap atau perlu dijaga untuk kontinuitas kesinambungan pembangunan di Provinsi Jawa Timur.

“Program Nawa Bhakti Satya, adalah kerja bersama untuk Jatim Sejahtera. Itu sesuai dengan semangat Nawacita yang digiatkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” katanya.

Khofifah menambahkan, dan mengaku kagum ternyata banyak di antara program yang dicita-citakan sesuai Nawa Cita sebagai pondasinya ternyata sudah banyak dilakukan dan dirintis oleh Pakde Karwo.

“Misalnya, saat kita ingin ada RS Jantung di Jatim, ini sudah disiapkan oleh Pakde Karwo bahkan tinggal meresmikan, tahun depan. Begitu juga keberadaan RS Kanker ternyata juga sudah dalam persiapan. RS Otak untuk di Jatim sudah mempunyai stroke center yang nantinya dikembangkan sedikit sudah bisa menjadi RS Otak,” terang Khofifah disambut tepuk tangan undangan yang memenuhi ruang rapat di DPD Demokrat Jatim itu.

Pakde Karwo Sampaikan Salam Bude Karwo untuk Khofifah

“Istri saya pernah tanya, bisa tidak disampaikan ke Ibu Khofifah, benar nggak jadi ke Jatim (maju Pilgub). Maaf baru hari ini saya sampaikan langsung pesan istri saya ke Ibu Khofifah. Ibu Khofifah itu hebat, sangat tepat untuk memimpin Jatim”

Masih di acara yang penuh kedekatan dan sangat akrab itu, Pakde Karwo juga menyampaikan kepada khofifah bahwa isterinya (Bude Karwo) titip salam karena tak bisa hadir di acara tersebut. Itu, lanjut Pakde Karwo karena (Bude karwo) ingin menjaga suara PKK Provisni Jatim.

“Akan lebih efektif kalau Bude Karwo menjaga suara PKK, sebab dia adalah ketua PKK Jatim,” kelakar Soekarwo disambut senyum Khofifah dan riuh tepuk tangan.

Lagi-lagi, jurus Pakde Karwo yang tak henti memuji Khofifah mendapat acungan mereka yang hadir. Misalnya, saat Pakde Karwo kembali menyebut Khofifah sebagai perempuan energik dan luar biasa. Dengan mencontohkan, saat dirinya bersama-sama dengan Presiden Joko Widodo dalam lawatan kunjungan kerja ke Madura. Saat itu, kata Pakde Karwo, Presiden Jokowi menyampaikan kalau ada gempa di Timika. Sehari itu juga, Khofifah sudah ada di lokasi memberikan bantuan penanganan kepada korban gemba.

“Padahal sebelumnya beliau (Khofifah) mendampingi Pak Jokowi di Bangkalan, ini sangat hebat,” tegas Pakde Karwo.

Di kesempatan itu, Pakde juga ‘menyingkap’ sejumlah tabir rahasia. Diantaranya, dikatakan kalau isteri Pakde Karwo juga sangat ‘merindukan’ Khofifah untuk melanjutkan membangun Jatim.

“Istri saya tanya, bisa tidak disampaikan ke Ibu Khofifah, benar nggak jadi ke Jatim (maju Pilgub Jatim). Nah, maaf baru hari ini saya bisa sampaikan langsung pesan istri saya ke Ibu Khofifah. Terus terang, saya harus akui, Bu Khofifah itu lebih hebat dari saya, sehingga sangat tepat untuk menggantikan saya,” tegas Pakde Karwo, yang dengan gamblang membuka rahasia mengapa dirinya sangat mendukung Khofifah.

Baca juga: Selain Artis, SBY dan AHY Turun di Laga Kampanye Khofifah-Emil

Di akhir acara, Pakde Karwo selain sepakat dan mengaku siap serta total mendukung program kerja yang akan dilakukan pasangan Khofifah-Emil. Secara khusus, Pakde Karwo juga memberi masukan untuk program Nawa Bhakti Satya agar ditambah program khusus untuk masyarakat di Pulau Madura, yakni untuk belanja sekolah Madrasah Diniyah (Madin) bisa ditambahkan program vocasional untuk tingkat Ula dan Wustho. Itu tujuannya agar lulusan Madin di Pulau Garam tersebut memiliki kelebihan spiritual dan bekal keterampilan.

“Kami juga memiliki program memberikan tunjangan Rp150 ribu per bulan kepada 2.500 hafidz dan hafidzah supaya bisa mendoakan Jatim lebih baik,” pinta Pakde Karwo, yang disepakati oleh Khofifah.

Di acara tersebut, selain Pakde Karwo bersama jajaran fungsionaris DPD Partai Demokrat Jatim yang menyambut kehadiran Khofifah, juga ikut menyertai obrolan mereka adalah, Bayu Airlangga kader muda Partai Demokrat, yang juga menantu Pakde Karwo.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here